Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk pertama kalinya, sejak pandemi Covid-19 melanda Ponorogo pada awal tahun 2020, RSUD dr. Harjono Ponorogo zero pasien yang terindikasi terpapar virus corona. Pantauan beritajatim.com di rumah sakit plat merah itu, ruang-ruang isolasi yang dulunya untuk merawat pasien Covid-19 terlihat lengang. Bed-bed tempat tidur tertata rapi tanpa ada yang menempati. Di salah satu ruangan isolasi, yakni ruang Asoka hanya nampak tenaga kesehatan (nakes) yang membersihkan ruangan.
“Boleh masuk, sudah tidak ada pasien Covid-19 hari ini. Ruangan Asoka juga sudah dibersihkan dan steril,” kata humas RSUD dr. Harjono, S. Joko Handoko tak kala wartawan beritajatim.com mau meninjau ruangan Asoka, Jumat (17/12/2021).
Joko mengungkapkan terhitung hari ini (17/12) kasus Covid-19 di RSUD dr. Harjono kosong. Pasien terakhir, tiga hari yang lalu sudah diperbolehkan pulang dalam kondisi sembuh dari virus yang berasal dari kota Wuhan Tiongkok tersebut. Bahkan, kata Joko selama berjalan bulan Desember ini, RSUD dr. Harjono hanya menangani 2 pasien Covid-19.

“Bulan Desember ini kita hanya menangani 2 pasien Covid-19. Keduanya pulang ke rumah masing-masing dalam kondisi sembuh,” ungkapnya.
Setelah selama setahun lebih berjibaku dengan pasien-pasien Covid-19, nakes di rumah sakit milik Pemkab Ponorogo merasa bersyukur. Para nakes pada Jumat pagi tadi mengadakan olahraga senam di halaman rumah sakit.
“Salah satu mensyukuri zero pasien covid-19 di RSUD dr. Harjoni, tadi pagi para nakes melakukan olahraga senam bersama,” kata nakes yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Badegan itu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Meski zero pasien Covid-19, ruang-ruang isolasi di rumah sakit, menurut Joko belum akan dialihfungsikan. Ruangan-ruangan itu masih akan dijadikan ruang isolasi, sebagai bentuk antisipasi jika tiba-tiba ada lonjakan kasus pasca hari natal dan tahun baru (nataru). Selain itu, pemerintah juga belum mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia. Satu hal lagi, dia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan; yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
“Kita tetap waspada, belum berani ganti fungsi ruang isolasi. Nakes juga tetap ada dan staby di ruangan-ruangan tersebut,” pungkasnya. [end/ribut]






