Surabaya (beritajatim.com) – Upaya meningkatkan partisipasi olahraga bagi masyarakat terus digenjot Pemprov Jawa Timur.
Hal ini seiring program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berupa pencanangan Jatim Seger (Senang Gerak) sejak 2019 lalu.
Untuk mencapai hal itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim menggandeng Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) di lima wilayah untuk mewujudkan markas penggerak olahraga masyarakat.
Kepala Dispora Jatim, Pulung Chausar mengatakan, sinergi dan kolaborasi antar OPD di Jatim dibutuhkan untuk melaksanakan program Jatim Seger yang telah dicanangkan Gubernur Khofifah.
Karena itu, pihaknya melakukan sinergi dengan Bakorwil di masing-masing wilayah untuk dapat mendukung Jatim Seger dengan memperkuat jejaring kerja relawan Penggerak Olahraga Masyarakat (POM).
“Kami ingin menjadikan Bakorwil sebagai markas bagi para relawan POM agar koordinasi dan evaluasi bisa dilakukan dengan lebih fokus dan lebih baik,” tutur Pulung saat menghadiri Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional dan Gerakan Jatim Seger di Bakorwil Jember.
Pulung menuturkan, saat ini Dispora dan Bakorwil tengah berupaya menjalin komunikasi dengan para camat di wilayah kerja Bakorwil agar program ini sukses dan kepedulian masyarakat terhadap olahraga semakin meningkat.
Sehingga, olahraga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. “Selain Bakorwil, kami juga mengajak Universitas Negeri Surabaya yang memiliki banyak ahli dalam bidang olahraga untuk turun gunung dalam mendorong kecintaan serta kepeduliaan masyarakat terhadap olahraga,” lanjut Pulung.
Program Jatim Seger menjadi kebutuhan serius bagi perkembangan olahraga di Jatim. Sebab, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), angka partisipasi olahraga Jatim masih cukup rendah. Rata-ratanya 33,58 persen di bawah rata-rata nasional 35,70 persen. Kondisi ini mendorong upaya bersama dari semua pihak untuk saling bersinergi dan berkolaborasi, sehingga tidak hanya partisipasi, melainkan juga prestasi olahraga juga dapat terus ditingkatkan.
“Awal bulan ini, tepatnya tanggal 9 Desember ini kami juga sudah melakukan sosialisasi di Bakorwil Madiun untuk ikhtiar serupa. Yakni, mendorong realisasi program ibu gubernur berupa Jatim Seger,” pungkas Pulung. (tok/ted)






