Pamekasan (beritajatim.com) – Sedikitnya 302 unit rumah warga di sejumlah kecamatan di Pamekasan, mengalami kerusakan akibat angin kencang disertai hujan yang terjadi dalam tiga hari terakhir, khususnya pada 8 Desember 2021.
“Hingga Jum’at (10/12/2021) kemarin. Total kerusakan rumah akibat musibah angin kencang di kabupaten Pamekasan, tercatat sebanyak 302 rumah. Sebagian besar di Kecamatan Pademawu,” kata Personil PusdalOps BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Sabtu (11/12/2021).
Tidak hanya rumah masyarakat, juga terdapat beberapa fasilitas umum yang rusak akibat bencana tersebut, termasuk juga beberapa pohon tumbang hingga bencana longsor. “Jumlah kerusakan terbanyak akibat bencana angin kencang terjadi di Desa Jarin, Pademawu. Total kerusakan sebanyak 115 rumah,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpbd-pamekasan”]
“Selain terjadi di kecamatan Pademawu, kerusakan rumah warga juga terjadi di kecamatan Galis. Namun untuk kerusakan rata-rata pada asbes rumah karena tiupan angin, ada juga dapur warga yang roboh dan rata dengan tanah,” jelasnya.
Kecamatan Pademawu memang tercatat sebagai wilayah rawan bencanaangin kencang, termasuk bencana banjir saat musim hujan seperti saat ini. “Untuk warga yang rumahnya rusak, mereka sementara menginap di rumah familunya. Jadi tidak ada yang mengungsi dan Alhamdulillah juga tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
“Sementara untuk tindakan yang kami lakukan, langsung kita sampaikan melalui BPBD Pamekasan kepada Bupati Pamekasan. Termasuk juga kita koordinasikan dengan pihak Dinas Sosial (Dinsos), agar para korban segera mendapat bantuan dari pemerintah,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-pamekasan”]
Dari itu pihaknya kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada, dan melakukan diteksi dini terhadap adanya bencana alam. Terlebih saat ini pihaknya juga juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah petugas di lapangan agar memperketat pemantauan dan pengawasan.
“Hal itu sengaja kita lakukan sebagai langkah antisipatif, sehingga ketika terjadi bencana bisa segera diketahui dan segera ditangani oleh petugas. Apalagi saat ini sudah terbentuk Tim Satgas Penanggulangan Bencana Terpadu,” pungkasnya.
Sementara Bupati Badrut Tamam bersama BPBD, Dinsos dan beberapa pihak lainnya, mendistribusikan bantuan kepada sejumlah korban bencana alam di Pamekasan. Bahkan dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap agar para korban diberi kesabaran dan kemudahan. [pin/ted]






