Surabaya (beritajatim.com) – Hanya karena mereka berdua sering bersama, bukan berarti HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS adalah sesuatu hal yang sama. Mereka adalah dua hal yang berbeda. HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh sedangkan AIDS adalah tahap akhir dan kelanjutan dari infeksi HIV pada jangka panjang yang membuat sistem imun tubuh menjadi rusak.
Secara umum AIDS diartikan sebagai penyakit kronis dengan berbagai gejala yang terkait dengan penurunan daya tahan tubuh sehingga pengidap berisiko tinggi terhadap masalah kesehatan yang lebih serius.
Namun, faktanya tidak semua orang yang positif HIV terjangkit AIDS. Ketika sudah mengalami pengobatan HIV yang tepat, maka memperlambat atau menghentikan perkembangan virus HIV sehingga mencegah risiko AIDS.
Secara lebih rinci, HIV menghancurkan sel CD4 (sel T) sebagai bagian dari sistem imun yang spesifik sehingga bertugas melawan infeksi.
Dampak dari Infeksi HIV menyebabkan jumlah sel CD4 menurun drastis sehingga sistem imun tubuh menjadi sulit melawan infeksi. Inilah yang menyebabkan jumlah jumlah virus HIV dalam darah menjadi tinggi. Maka, sistem kekebalan tubuh dapat dikatakan gagal bekerja melawan HIV.
Lain halnya dengan AIDS sebagai gejala yang muncul ketika infeksi HIV pada stadium parah. Seorang pengidap HIV dapat dikatakan terkena AIDS jika jumlah sel CD4 dalam tubuh menurun hingga kurang dari 200 sel per 1 ml atau 1 cc darah. Maka dari itu, AIDS dianggap sebagai penyakit kronis dari infeksi HIV yang melemahkan daya tahan tubuh.
Kesamaan dari penderita HIV dan AIDS memiliki sistem imun yang sangat lemah sehingga rentan terhadap risiko infeksi oportunis yang muncul bersamaan dengan infeksi HIV, seperti tuberkulosis, dan pneumonia.
Secara teorinya, penderita terkena HIV akan sekaligus terkena AIDS sekaligus. Faktanya, tidak semua pengidap HIV otomatis memiliki AIDS. Ada kemungkinan jika mengidap HIV, tapi tidak terkena AIDS. Hal ini dikarenakan ada pengobatan medis sehingga penderita HIV dapat hidup sehat panjang umur dan berkualitas seperti orang normal lainnya. [prd/bjo]






