Surabaya (beritajatim.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mendorong perusahaan fintech lending untuk meningkatkan pendanaan di sektor produktif. Data akumulasi penyaluran pinjaman fintech lending hingga September 2021 mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp 262,9 triliun, atau meningkat 64 persen dari periode Januari 2021 sebesar Rp 159,5 triliun.
Adapun dari total dana tersebut, sebanyak 58,64 persen telah tersalurkan untuk pembiayaan sektor produktif.
Hal ini menjadi latar belakang Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyelenggarakan acara Fintech Lending Days dengan mengajak perusahaan fintech lending terdaftar dan berizin OJK, PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) untuk turut hadir dalam gelaran acara UMKM Visit yang dilaksanakan hari ini pada 25 November 2021.
Rangkaian acara UMKM Visit di mulai dari kunjungan melihat keripik singkong Wijaya, Bu Am yang berlokasi di Kecamatan Singosari Malang dan melakukan kegiatan sosialisasi terkait potensi kolaborasi industri fintech lending dengan pelaku usaha mikro yang tergabung dalam komunitas Pelangi Nusantara sebagai salah satu komunitas unggulan UMKM Jawa Timur, khususnya di kota Malang. Acara UMKM Visit ditutup dengan kunjungan Batumbu ke tempat produksi Olive Batik yang berlokasi di kota Batu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”UMKM”]
Yasmina Suhardiman, selaku Head of Marketing Communication & Branding Batumbu mengatakan sangat antusias melihat bahwa pemberdayaan komunitas yang telah menjadi visi dan misi Batumbu bagi pertumbuhan UMKM Indonesia untuk ekosistem berkelanjutan, telah memulai bersinergi dengan Fintech P2P Lending bagi kelanjutan usaha Wira UMKM.[rea]






