Surabaya (beritajatim.com) – Membagikan terlalu banyak informasi pribadi di media sosial memang kadang memberikan dampak negatif. Bagi pengguna media sosial, mungkin hanya bermaksud untuk membagikan cerita atau fakta-fakta unik yang ia alami.
Namun, mereka yang punya niat jahat bisa menggunakannya jadi bahan untuk melaklukan penipuan. Hal ini yang terjadi dengan fitur baru Instagram yang sedang banyak digunakan oleh pengguna media sosial.
Belakangan ini, para pengguna media sosial Instagram tampak bersenang-senang melalui Instastory dengan fitur baru yang belum lama dirilis. Fitur bernama Add Yours ini merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk saling berinteraksi dan berbalas pesan lewat postingan Instastory.
Semenjak diluncurkan, fitur tersebut kerap dijadikan kuis atau challenge oleh para pengguna. Biasanya mereka akan memilih topik yang disediakan oleh Instagram atau mengangkat topik sendiri untuk dibagikan.
Beberapa topik challenge yang cukup populer dan beberapa kali tampak sliweran di Instastroy adalah topik yang menanyakan berapa umur pengguna dengan pasangan, meminta tanggal lahir, meminta foto masa kecil, bahkan meminta video pertama yang ada di handphone pengguna.
Namun ternyata, meski dianggap remeh, challenge tersebut bisa berbalik dan menyebabkan petka. Seperti pada topik yang meminta pengguna untuk menyebutkan nama panggilan sehari-harinya.
Pada awalnya topik itu tampak seru, banyak orang menggunakannya dan menyebut berapa banyak nama panggilannya yang berbeda-beda. Ada nama panggilan dari teman-teman kantor, dari keluarga, dari teman sekolah, atau nama kecil.
Sampai akhirnya sebuah akun Twitter bernama @ditamoechtar_ mengatakan bahwa fitur tersebut telah dimanfaatkan sebagai modus penipuan.
“Pagi tadi temen say telfon, nangis-nangis abis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang telfon minta transfer gitu. Yang bikin temen saya percaya, si penipu manggil dia ‘Pim’. ‘Pim’ adalah panggilan kecil temen saya, yang hanya orang deket yang tahu. Terus dia inget dia abis ikutan ini,” cuit Dita sembari mengunggah gambar yang menunjukkan fitur Add Your Instagram dengan topik “Variasi Nama Panggilan Kamu”.
Hal tersebut pun langsung ditanggapi dengan ngeri oleh netizen. Banyak warganet yang tidak menyangka bahwa fitur yang tadinya hanya untuk ajang seru-seruan di dunia nyata malah menjadi boomerang.
Mereka tidak menyadari bahwa topik-topik tersebut bisa menggiring mereka untuk memberikan data-data pribadi. Meskipun sebatas nama dan tanggal lahir, para pelaku kejahatan tentu bisa memanfaatkan itu semua dengan kecanggihan teknologi.
Tak hanya satu orang, beberapa netizen yang ikut berpartisipasi dalam challenge fitur tersebut mengaku sempat menerima panggilan mencurigakan usah mengunggah fitur Add Yours. Inilah mengapa kita harus berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan media sosial. Tak semua hal bisa kita bagikan di publik. [mnd/tur]






