Surabaya (beritajatim.com) – Film memang dibuat oleh para pegiat sinema untuk menghibur masyarakat. Tak hanya itu, banyak juga film memiliki makna atau mungkin mengangkat isu tertentu. Sehingga tidak jarang film-film menjadi salah satu media yang bisa menyuarakan sesuatu atau mungkin mempengaruhi pikiran penontonnya.
Namun sadarkah kalian bahwa ada beberapa film yang ternyata dilarang untuk tayang di dunia. Alasannya beragam, mulai dari kekerasan yang berlebih, plot offensive, menggiring opini, atau bisa juga terlalu vulgar. Yang jelas, film-film tersebut terlalu kontroversial untuk ditayangkan. Seperti lima film di bawah ini.
1. The Texas Chain Saw Massacre (1974)
Lantaran kekerasan yang terlalu keji, film ini menjadi penuh kontroversi dan haram untuk ditayangkan di beberapa negara. Penuh adegan berdarah-darah bahkan terkesan menjijikan, karakter pembunuh dalam film ini cukup ikonik, dengan masker yang katanya terbuat dari kulit manusia, dan gergaji mesinnya. Ditambah lagi dengan aksi kanibalisme yang dilakukan satu keluarga, adegan penyiksaan yang dianggap tidak manusiawi ternyata bisa mengganggu beberapa orang.
The Texas Chain Saw Massacre juga sangat booming karena disebut-sebut diadaptasi dari kisah nyata, namun ternyata hal itu hanya kebohongan belaka. Inggris adalah salah satu negara yang melarang penayangan film ini.
2. The Exorcist (1973)
Film dengan genre horror ini juga disebut sebagai kisah nyata. Mendapat gelar The Scariest Film of All Time, film ini mendapat respon yang mengerikan lantaran banyak orang berlarian keluar bioskop saat menontonnya, bahkan ada yang sampai berteriak keras. Tak hanya itu, The Exorcist juga dianggap menyajikan penghinaan terhadap agama Katolik. Ini lantaran ada adegan yang menunjukkan seorang perempuan kesurupan dengan lantang menghina Katolik, dan parahnya lagi, melakukan masturbasi dengan salib. Film garapan William Friedkin ini dilarang tayang di beberapa negara, salah satunya Inggris.
3. Noah (2014)
Kalian pasti mengingat kisah tentang Nabi Nuh yang membuat kapal besar untuk menghadapi banjir bandang yang akan datang. Film Noah pun terinspirasi dari kisah tersebut, tentang banjir yang menyapu bersih dunia dan memaksa sebuah keluarga untuk membangun bahtera, menyelamatkan diri dan sepasang hewan yang ada di bumi.
Namun ternyata, film garapan Darren Aronofksy ini dianggap menyimpang ajaran agama karena tidak sesuai dengan kitab bagi agama Kristiani dan Katolik. Dalam film tersebut, ditampilkan wajah dari sosok Noah, yang dalam Islam tidak boleh digambarkan wajah nabi. Akhirnya film ini pun dilarang tayang di beberapa negara, yakni Bahrain, Kuwait, Qatar, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Indonesia.
4. The Interview (2014)
Film yang satu ini memiliki genre komedi politik, kisahnya tentang rencana interview Kim Jong Un dengan dua orang pembawa acara favoritnya. Namun ternyata ada rencana jahat dibalik wawancara tersebut, dimana CIA ingin Kim Jong mati dalam interviewnya. Tentu saja plot film menuai kecaman dari masyarakat Korea Utara. Ancaman berdatangan menyerangan Sony Pictures Releasing selaku rumah produksi. Parahnya lagi, Korea Utara juga mengatakan siap berperang dengan Amerika Serikat jika film ini nekat ditayangkan. Alhasil, The Interview pun tak boleh ditayangkan di bioskop dan hanya rilis secara online.
5. Fifty Shades of Grey
Tak perlu heran lagi, semua orang mungkin sudah mengerti mengapa film ini masuk dalam jajaran film yang tak boleh ditayangkan. Film yang diangkat dari novel berjudul sama ini bercerita tentang hubungan seorang pria kaya raya dengan wanita muda.
Hubungan mereka ternyata lebih dari kisah cinta biasa, namun mengarah pada hubungan seksual BDSM. Banyak adegan dalam film ini yang terlalu vulgar bahkan terkesan sadis. Oleh karena itulah Lembaga Sensor Film Nasional melarang film yang dibintangi Dakota Johnson dan Jamie Dorman ini untuk tayang di seluruh bioskop Indonesia.
Adakah diantara film di atas yang kalian tonton secara illegal? Ada baiknya untuk tidak menontonnya demi menjaga kesehatan mental dan pikiran kalian ya! [mnd/esd]






