Sumenep (beritajatim.com) – Tim gabungan unit Turjawali dan Gakkum Polres Sumenep akhirnya berhasil mengungkap pelaku tabrak lari di Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, yang menewaskan seorang mahasiswa.
“Kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya pengendara sepeda motor itu melibatkan dump truk milik warga Batuputih,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu (20/11/2021).
Terungkapnya kasus tabrak lari itu berkat informasi dari masyarakat. Dari hasil olah TKP dan penyelidikan, ditemukan pecahan body dari kedua kendaraan di lokasi kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, ada sebuah dump truk yang kabur usai terjadinya kecelakaan.
“Anggota kemudian melihat rekaman CCTV di sebuah toko, 200 meter ke arah barat dari TKP. Di CCTV, sesuai waktu terjadinya kecelakaan, terlihat sebuah dump truk melintas. Dump truk dengan warna kabin kuning dan bak hijau,” ungkap Widiarti.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-sumenep”]
Selain itu, warga juga menginformasikan bahwa sering ada dump truk warga kuning hijau naik kapal tongkang mengangkut batu bata dari arah Kalianget menuju Kecamatan Talango. Pemilik dump truk diketahui warga Kecamatan Batuputih.
.
Tim gabungan Polres pun melakukan pendataan pemilik dump truk dengan warna kabin kuning dan bak warna hijau dengan alamat Kecamatan Batu Putih. Tim kemudian mendapatkan informasi bahwa ada kendaraan dump truk warna tersebut di Desa Badur, Kecamatan Batu putih milik Ach. Sahnayu. Tim gabungan pun melakukan pengecekan dump truk tersebut. Saat itu dump truk ada di tempat galian batu bata sedang mengisi batu bata.

“Saat dilakukan pengecekan, ternyata benar pada kabin di atas lampu terdapat bekas benturan yang sudah di perbaiki, kaca lampu sudah diganti baru, mainan di dekat lampu juga diganti baru. Selain itu, pada bemper bagian kanan ada bekas goresan yang di cat baru,” papar Widiarti.
Tim gabungan pun melakukan interogasi terhadap pemilik truk, Ach. Sahnawi. Ia akhirnya mengakui bahwa dirinyalah yang mengemudikan dump truk dan mengalami kecelakaan di Kalianget.
“Setelah proses interogasi, Ach. Sahnawi pun diamankan di kantor Unit Gakkum untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Widiarti.
Pada Minggu (14/11/2021) sekitar jam 23.45 WIB, terjadi kecelakaan di Kalianget, antara sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan Pramana Jaya (18), mahasiswa asal Desa Kalimo’ok Daya, Kecamatan Kalianget, dengan dump truk. Dalam kecelakaan itu, Pramana Jaya meninggal, sedangkan dump truk melarikan diri.
Kecelakaan itu berawal ketika dump truk melaju dari timur ke barat dengan kecepatan sedang. Dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vixion. Saat melintasi jalan menikung ke kiri, pengemudi dump truk diduga kurang konsentrasi ke arah depan dan bergerak terlalu ke kanan. Akibatnya terjadi benturan dengan sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan korban dari arah berlawanan. Korban mengalami luka berat dan meninggal di RSI Kalianget. (tem/ted)






