Surabaya (beritajatim.com) – Halitosis atau keluarnya bau tak sedap pada mulut kerap dialami oleh seseorang. Sebenarnya banyak penyebab yang mempengaruhi timbulnya bau mulut tersebut, mulai dari konsumsi makanan berbau pekat hingga kurangnya kebersihan gigi dan mulut.
Aroma tak sedap tersebut tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, salah satunya karena timbulnya perasaan tidak percaya diri. Terlebih jika bau mulut terjadi dalam jangka waktu yang relatif lama, padahal berbagai upaya sudah dicoba untuk menghilangkannya. Sebenarnya ada beberapa cara yang disarankan dokter agar bau pada mulut dapat teratasi, berikut di antaranya;
Minum air putih yang cukup
Hal mendasar yang bisa dilakukan untuk meminimalisir bau mulut ialah dengan mengonsumsi air putih atau mineral yang cukup, lebih kurang dua liter setiap harinya. Disarankan untuk memulai minum segelas air putih ketika baru bangun dari tidur. Hal ini juga berfungsi untuk membantu mulut yang kering atau dehidrasi sepanjang malam.
Jaga kebersihan gigi dan mulut
Menjaga kebersihan gigi dan mulut yang paling dasar ialah dengan menggosok gigi sehari dua kali. Setelah itu, barulah kemudian menggunakan obat kumur. Obat kumur yang digunakan bisa yang mengandung daun sirih atau pun Licorice. Tergantung dengan selera masing-masing.
Hal yang sering terlewatkan ialah membersihkan lidah. Padahal lidah merupakan salah satu penyebab bau mulut.
Hindari rokok dan kopi
Rokok serta konsumsi kopi berlebihan juga menjadi salah satu faktor yang dapat membuat timbulnya kerusakan gigi, hingga akhirnya menyebabkan timbulnya bau tak sedap pada mulut. Jadi, disarankan untuk menghindari rokok serta kopi, untuk meminimalisir bau mulut.
Hindari konsumsi permen yang mengandung gula
Ketika bau mulut, kerap kali seseorang memilih untuk mengatasinya dengan memakan permen yang mengandung gula. Padahal hal tersebut tidak dianjurkan. Lebih baik konsumsi permen karet atau permen strip yang tidak mengandung gula setelah 20 menit usai makan, agar dapat merangsang produksi air liur.
Kumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam dipercaya sangat baik untuk penderita radang tenggorokan. Jadi, berkumurnya pun harus di area belakang mulut atau tenggorokan.
Konsumsi buah-buahan
Selain permen karet atau permen strip, disarankan untuk rajin mengonsumsi buah-buahan. Bisa juga dengan membuat infused water, seperti menambahkan irisan lemon atau buah lain ke dalam air minum.
Antioksidan dalam kandungan buah-buahan sangat bagus untuk mengatasi bau mulut.
Periksakan ke dokter gigi
Untuk hasil maksimal tentu perlu dikonsultasikan pada dokter gigi. Umumnya cek ke dokter dilakukan enam bulan sekali. Selain dapat berkonsultasi setidaknya dokter juga bisa memeriksa apakah gigi dan mulut mengalami masalah, sehingga dapat segera diberikan perawatan yang tepat.
Bisa jadi juga penyebab bau mulut karena adanya penyakit tertentu dalam tubuh. [fyi/esd]






