Surabaya (beritajatim.com) – Setelah memasuki pubertas, akan terjadi peningkatan kadar hormone androgen dalam tubuh. Dampaknya, akan tumbuh rambut-rambut halus di beberapa bagian tubuh, termasuk pada kemaluan. Sebagian orang mungkin merasa risih dan tidak nyaman dengan hadirnya rambut kemaluan. Oleh karena itu, kalian bisa mencukur atau memangkasnya agar tak terlalu lebat.
Tetapi perlu diingat bahwa rambut kemaluan sama seperti rambut pada kepala dan rambut lainnya, mereka akan terus tumbuh meski dipangkas terus-menerus. Sehingga, mencukur rambut kemaluan tidak akan membuatnya botak secara permanen, namun hanya membuatnya lebih rapi dan nyaman. Kalian bisa mencukurnya secara rutin jika ingin.
Meski begitu, mencukur rambut kemaluan tidak boleh sembarangan. Jika tak diperhatikan dengan benar, maka bisa menimbulkan efek samping yang luar biasa tidak nyaman. Sepertinya timbulnya rasa gatal bahkan iritasi. Itulah mengapa, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan saat akan mencukur rambut kemaluan.
1. Alat cukur
Kalian bisa memilih alat cukur yang membuat kalian nyaman, bisa dengan gunting, alat cukur manual, atau alat cukur elektrik. Pastikan kalian mengerti cara penggunaannya agar tak melukai organ intim. Selain itu, kalian wajib memastikan bahwa alat yang kalian gunakan sudah higienis dan steril. Bisa dengan merendam terlebih dahulu dalam larutan disinfektan selama 10 menit atau membasuhnya dengan alkohol. Hindari menggunakan alat cukur tersebut untuk mencukur daerah-daerah yang lain.
2. Mandi terlebih dahulu
Ada baiknya jika kalian mandi terlebih dahulu sebelum bercukur. Ini agar badan sudah dalam keadaan bersih, kulit juga menjadi lebih lembut dan rambut mudah dipangkas. Sangat disarankan untuk melakukan eksfoliasi sebelum mencukur rambut, tujuannya agar serpihan sel kulit mati tidak menyumbat pori-pori yang terbuka. Penyumbatan pori-pori terutama pada area genital akan berisiko menimbulkan jerawat atau bisul.
3. Krim cukur
Bagian yang tak kalah penting adalah penggunaan krim cukur. Pastikan kalian mengaplikasikan krim khusus pada area-area yang ingin dicukur, krim ini akan membantu menjaga kulit tetap lembab, sehingga mencukur pun lebih mudah. Luka atau iritasi akibat pisau juga bisa diminimalisir. Tetapi, kalian juga harus memastikan bahwa krim yang kalian gunakan tidak mengandung pewangi, karena krim dengan pewangi akan menimbulkan iritasi. Pilihan lainnya adalah mengenakan gel lidah buaya sebagai alternatif.
4. Arah cukur
Teknik yang benar dalam mencukur rambut adalah dengan mengikuti arah tumbuhnya rambut. Ini untuk mencegah timbulnya in grown hair dan membuat rambut baru tumbuh tetap rapi. Tarik kulit dan cukur bulu secara perlahan dari atas ke bawah. Hindari mencukur dari arah sebaliknya atau bahkan dari kiri ke kanan.
5. Lotion atau aloe vera
Tata cara mencukur rambut kemaluan selanjutnya yang tidak boleh ketinggalan adalah mengaplikasikan lotion atau aloe vera setelah dibilas. Ini untuk mencegah iritasi, rasa gatal, serta menenangkan bagian kulit yang memerah.
Bagimana? Ternyata tidak sulit kan mencukur rambut kemaluan? Tips berikutnya yang bisa kalian coba adalah, selalu menggunakan cermin kecil agar kalian mengetahui area mana yang dicukur. Karena apabila salah, bisa jadi kulit organ intim kalian bisa terluka.[mnd/esd]






