Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya gagal tundukkan Arema FC. Marcelino dkk hanya mampu imbang dengan skor 2-2 di lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (6/11/2021) di Stadion Manahan Solo.
Sejak di babak pertama permainan Arema FC terus bertahan seakan tak ada kesempatan untuk tim bajul ijo melakukan serangan. Namun di menit ke 10 Arema berhasil membuat tim Persebaya kuwalahan dan bermain tidak tenang sehingga melakukan kesalahan dan tim asal kota Malang ini mendapat penalti, lewat tendangan Fortes, Arema unggul 1-0.
Di menit ke 21, lagi-lagi Persebaya kehilangan kekutan untuk menahan serangan Hanif Syahbandi dkk, lewat tendangan Muhammad Rafli di menit ke 21 Arema FC unggul 2-0.
Intensitas bermain Persebaya sempat menurun, suntikan semangat diberikan oleh Aji Santoso hingga di menit ke 38 Samsul Arif mengubah kedudukan menjadi 2-1. Tidak berhenti di babak pertama Persebaya tertinggal, sehingga Aji Santoso mengubah taktik.
Dia mengganti beberapa pemain. Perubahan gaya permainan itu berbuah manis. Persebaya bisa menahan imbang Arema. Marcelino menyelamatkan kekalahan Persebaya di menit ke 71. skor berubah imbang 2-2.
Aji Santoso mengatakan, pertandingan derby Jawa Timur ini cukup impresiv meskipun Arema di babak pertama bermain bertahan hingga bisa mencuri gol melalui penalti dan sempat membuat pemain Persebaya menurun performa. Namun ia menekankan bahwa waktu masih panjang untuk mengejar ketertinggalan. Maka di babak kedua Aji mengganti beberapa pemain salah satunya Samsul Arif.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
“Kami kebobolan cukup cepat lewat penalti dan gol kedua Rafli. Namun saya tekankan ke pemain tidak boleh panik. Di babak pertama sudah bagus mengecilkan ketertinggalan, di babak kedua tidak terlalu berat dan pemain lebih sabar dan menyerang serta mengganti beberapa pemain,” ungkap Aji.
Pergantian pemain salah satunya Samsul Arif bukan tanpa alasan, pernainan Samsul bagus terbukti ia mampu cetak gol di babak pertama. Namun mantan pelatih Persela ini ingin ada yang lebih menjaga di kotak pinalti.
“Saya mengganti Samsul bukan tanpa alasan. Dia bermain bagus terbukti bisa cetak gol. Tapi saya menggantinya dengan Joan, supaya ada yang menjaga kotak penalti dan lebih aman,” tutupnya. [way/suf]






