Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asing Persebaya Surabaya asal Brasil, Leo Lelis, meminta maaf kepada semua pihak usai melakukan kesalahan fatal saat pertandingan Persebaya melawan Borneo FC, Sabtu (20/12/2025), di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Gol bunuh diri Lelis terjadi pada menit ke-70. Berniat menghalau bola dari area berbahaya, Leo Lelis justru salah mengarahkan sundulan dan bola masuk ke gawang sendiri.
Kejadian ini langsung disambut cemoohan dari suporter tuan rumah. Mantan pemain Borneo FC ini bertanggung jawab atas kesalahan fatal yang dilakukannya. Ia menyadari perannya sebagai pemain senior dan memilih untuk berbicara secara terbuka usai laga.
“Sebagai salah satu pemain senior, saya ada di sini dan ingin mengambil tanggung jawab atas kesalahan tadi. Namun, saya tahu ini adalah olahraga tim dan beruntung kami masih punya kesempatan membuat pertandingan berakhir imbang,” ujar Leo Lelis.
Ini menjadi catatan pahit tersendiri bagi Persebaya. Dua laga kandang terakhir mereka sama-sama diwarnai gol bunuh diri, setelah sebelumnya Dime Dimov juga melakukan kesalahan serupa saat ditahan Arema FC 1-1 pada 22 November 2025.
“Sebagai pemain senior, saya mengambil tanggung jawab. Yang terpenting adalah terus bekerja dan memastikan kesalahan seperti ini tidak terulang,” tutur Leo Lelis.
Di pertandingan ini, Borneo FC unggul lebih dulu. Gol Juan Villa pada menit ke-22 dibalas cepat oleh Gali Freitas dua menit berselang.
Sayangnya di babak kedua pada menit ke 70 gol bunuh diri Leo Lelis kembali membuat tim tamu memimpin sebelum Malik Risaldi menyelamatkan Persebaya lewat gol pada menit ke-89.
Hasil imbang ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Persebaya. Sebelumnya, Rachmat Irianto dan kawan-kawan juga bermain seri melawan Persik Kediri, Arema FC, Bhayangkara FC, dan PSM Makassar.[way/suf]






