Ponorogo (beritajatim.com) – Usai sudah pencarian Fauzi (40), warga Desa Lengkong Kecamatan Sukorejo yang dilaporkan hilang sejak hari Minggu tanggal 31 Oktober 2021 lalu. Dia ditemukan oleh tim SAR dalam keadaan meninggal dunia di Gunung Seketing yang berada di Desa Jenangan Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo.
Korban berhasil ditemukan setelah dilakukan selama 4 hari oleh tim SAR, gabungan dari BPBD Ponorogo, Basarnas dan komunitas relawan lainnya.
“Kita dapat laporan hilang itu setelah korban hilang 2 hari. Kemudian langsung lakukan operasi SAR bersama,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, Rabu (3/11/2021).
Dalam pencarian, petunjuk awal adalah diketemukannya motor korban di sekitar hutan yang berada di Desa Pagerukir Kecamatan Sampung. Sebab, motor itu yang digunakan korban sebelum dinyatakan hilang. Berbekal petunjuk tersebut, pencarian dilakukan di area hutan-hutan itu.
“Pertama pencarian itu tim SAR terkendala hujan. Selain itu juga medan yang terjal, karena berada diketinggian 1000 MDPL,” ungkapnya.
Pencarian kemudian dimulai lagi di hari kedua. Sebanyak 80 personel dikerahkan dalam pencarian kali ini. Penyisiran difokuskan kepada 1/2 gunung yang belum disisir pada pencarian sebelumnya. Sebelum menemukan korban, tim relawan lebih dulu menemukan barang-barang yang dibawa korban. Seperti jaket, masker, obat-obatan dan barang-barang lainnya.
“Jadi pukul 12.40 WIB, tim relawan menemukan barang-barang milik korban. Seperti Jaket, masker dan obat-obatan,” ungkap Budi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Selang 10 menit kemudian, tim SAR baru menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban Fauzi ditemukan dalam keadaan telentang. Korban kemudian dilakukan evakuasi menggunakan kantong mayat. Proses evakuasi memerlukan waktu, karena harus menurunkan korban dari ketinggian gunung Seketing. Ditambah lagi medan yang terjal.
“Kamboja (korban-red) ditemukan telentang dalam keadaan meninggal. Proses evakuasi memerlukan waktu karena kondisi medan yang tinggi dan curam. Setelah berhasil sampai lereng gunung, korban dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya. (end/ted)






