Surabaya (beritajatim.com) – Edi Sutrisno (50) warga Desa Kuncup, Kecamatan Pucuk, Lamongan, meninggal dunia. Dia bersama istri dijambret di jalan Kupang Jaya pada Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.
Atas kejadian tersebut, Ali, salah satu warga di sekitar lokasi mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, di lokasi tersebut sudah ada tiga kali terjadi aksi penjambretan.
“Yang saya tahu ini beberapa waktu ke belakang, sudah tiga kali terjadi aksi penjambretan di sini,” kata dia, Minggu (10/10/2021).
Dikonfirmasi terpisah oleh wartawan, Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setija Oetami menjelaskan bahwa pihaknya baru dapat satu laporan. Dia meminta warga yang mengetahui aksi kejahatan jalanan tersebut untuk segera melapor.
“Sementara laporan yang masuk baru sekarang ini. Itu info dari mana, suruh dia buat laporan biar jelas, jadi semua harus sesuai fakta,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/10/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-surabaya”]
Ia menambahkan bahwa saat adanya aksi jambret yang merenggut nyawa Edi, anggota yang melakukan kring serse telah menyambangi titik tersebut. Namun, Kompol Esti menyebut anggotanya telah bergeser.
“Lokasi tersebut juga tempat kringnya anggota Reskrim. Pada kejadian tersebut, anggota baru saja bergeser patroli kring Reskrim ke lokasi yang lain,” Ujarnya.
Saat ini, pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti dari rekaman closed circuit television, guna melakukan penyelidikan.
“Doakan semoga tertangkap. Ini anggota lagi cari CCTV di seputaran lokasi, semoga ada petunjuk,” pungkasnya. [ang/but]






