Bahaya Kanker Payudara, Lakukan Pengecekan Mandiri dengan Cara Ini
Surabaya (beritajatim.com) – Kanker merupakan penyakit yang hingga saat ini belum ada obatnya. Selain itu, kanker juga menajdi salah satu penyakit yang memiliki tingkat kematian sangat tinggi bagi penderitanya. Kanker serviks dan payudara menjadi dua dari banyak kanker yang menyebabkan banyak kematian.
Namun, dengan penanganan yang lebih dini, kanker memiliki kemungkinan lebih besar untuk dijinakkan bahkan diangkat dari tubuh. Termasuk pada kasus kanker payudara. Oleh karena itu, kalian para perempuan sangat perlu untuk melakukan deteksi dini kanker payudara.
Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) baik untuk dilakukan setiap 1 bulan sekali. Waktu yang tepat untuk melakukan ini adalah seminggu setelah periode menstruasi berakhir. Beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan ketika melakukan SADARI: Adanya benjolan, Penebalan kulit , Perubahan ukuran dan bentuk payudara, Pengerutan kulit payudara, Keluar cairan dari puting payudara, Nyeri, Pembengkakan lengan atas, dan Teraba benjolan pada ketiak atau sekitar leher
Berikut ini adalah langkah melakukan SADARI dengan benar.
Berkacalah di depan cermin, dengan posisi kedua lengan lurus ke bawah. Lalu perhatikan payudara kalian secara teliti. Perhatikan bila terdapat benjolan atau perubahan bentuk, warna, dan ukuran pada payudara. Posisi selanjutnya, kalian bisa mengangkat kedua lengan ke atas, dan tangan di belakang kepala, tekan ke arah depan.
Lalu tekanlah kedua tangan dengan kuat pada pinggul dan gerakkan kedua lengan dan siku ke arah depan sambil mengangkat bahu. Cara ini akan menegangkan otot-otot dada kalian, sehingga perubahan-perubahan seperti cekungan atau benjolan akan lebih terlihat.
Angkatlah lengan kiri, lalu rabalah payudara kiri dengan tiga ujung jari tengah tangan kanan yang dirapatkan. Perabaan dapat dilakukan dengan cara:
Gerakan memutar dengan tekanan lembut tetapi mantap, dimulai dari atas (posisi jam 12) dengan mengikuti arah jarum jam, bergerak ke tengah ke arah puting susu. Gerakan dari atas ke bawah dan sebaliknya. Gerakan dari bagian luar payudara ke arah puting susu. Lakukan hal yang sama pada payudara kanan kalian.
Tekan secara pelan daerah di sekitar puting kedua payudara dan amatilah apakah terdapat keluar cairan yang tidak normal, seperti putih kekuning-kuningan yang terkadang bercampur darah. Pada wanita yang masih menyusui, tentu ini akan berbeda dengan ASI. Proses tersebut dapat dilakukan saat mandi dengan menggunakan air sabun untuk memudahkan melakukan gerakannya.
Dapat pula dilakukan saat berbaring dengan cara tangan kiri di bawah kepala. Letakkan bantal kecil di bawah punggung. Rabalah seluruh permukaan payudara kiri dengan gerakan yang telah diuraikan pada langkah nomor 3. Kemudian lakukan pemeriksaan yang sama pada payudara sebelah kanan.
Berilah perhatian khusus pada payudara bagian atas tepi luar dekat lipat ketiak (kuadran superolateral kanan dan kiri) karena tumor payudara banyak ditemukan di daerah tersebut.
Nah, apabila dalam pemeriksaan sendiri itu kalian menemukan hal yang janggal pada payudara, kalian harus segera melakukan pengecekan pada dokter. Tidak perlu merasa malu atau takut, karena dengan begitu pengobatan bisa segera dilakukan sebelum penyakit semakin menyebar. [mnd/tur]






