Surabaya (beritajatim.com) – Hidup sehat dengan berolahraga, dan menjaga kebersihan memang penting. Terutama bagi wanita. Namun, itu saja tidak cukup. Memperhatikan makanan aygn akan masusk ke dalam tubuh pun penting untuk dilakukan. Sebab, makanan-makanan tersebut bisa memberikan pengaruh pada kesehatan tubuh.
Bagi Anda kaum wanita, menjaga asupan nutrisi sangat penting untuk menghindari penyakit kronis seperti kanker payudara hingga kanker serviks. Beberapa makanan dibawah ini mengandung formula yang menyehatkan serta mencegah wanita terserang penyakit. Berikut ulasannya seperti dilansir dari Womens Health, Rabu (22/9/2021):
Kuning telur
Banyak nutrisi penting pada kuning telur, yang sulit ditemukan pada bahan makanan lain. Salah satunya kolin yang merupakan senyawa pencegah kanker payudara. Selain itu satu butir telur mampu mencukupi 27% zat antioksidan. Dilaporkan antioksidan dapat mencegah degenerasi makula dan katarak, yang menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan.
Kacang polong
Secangkir kacang yang diolah mengandung 17 gram serat serta nutrisi penting yang sangat dibutuhkan wanita seperti kalsium, potasium, dan magnesium. Sebuah studi menyatakan kecang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kanker payudara dan usus besar.
Bayam
Sayuran ini terkenal akan kandungan zat besi dan lutein yang berguna bagi kesehatan otot. Zat besi dilaporkan dapat membantu mengantarkan oksigen ke sel-sel darah Anda. Hal ini berguna untuk kebutuhan energi, dan folat, serta vitamin B yang mencegah cacat lahir. Makanya mengonsumsi bayam bagi ibu hamil sangat disarankan. Sedangkan lutein berperan untuk menjaga degenerasi makula karena pertambahan usia, serta dapat mencegah serangan jantung dengan menjaga dinding arteri bersih dari kolesterol.
Tomat
Sumber likopen umumnya ditemukan pada tomat. Zat ini dikatakan dapat berfungsi menangkal radikal bebas, serta berperan aktif mencegah kanker jantung dan payudara. Melansir Daily Mail, laporan yang diambil dari Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, menjelaskan bahwa likopen juga dapat meningkatkan kadar hormon adiponektrin sebanyak 9 persen.
Senyawa tersebut dapat mengatur kadar lemak dan obesitas yang bisa meningkatkan kemungkinan kanker payudara. “Temuan ini menunjukkan pentingnya mencegah obesitas,” kata peneliti Adana Llanos. (rsf/tur)






