Magetan (beritajatim.com) – Soni Suwarno (49), warga Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Magetan mengaku belum terfasilitasi acara Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan terkait beli dan sedekah telur. Acara yang diinisiasi Pemkab Magetan itu dianggap tak menyeluruh ke semua peternak di Magetan.
“Rekan-rekan peternak lain yang ada di Desa Cepoko bahkan tidak tahu terkait acara tersebut. Apalagi mendapatkan fasilitasi berupa pembelian telur yang bakal disedekahkan ke masyarakat,” ungkap Soni, Sabtu (11/9/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-telur”]
Dia membenarkan kalau saat ini harga telur dari kandang Rp 15.000 per kilogram. Sudah turun dibandingkan akhir Agustus lalu yang masih di angka Rp 16.000. Kondisi tersebut membuatnya makin menjerit. Bahkan, peternak kecil yang ada di Desa Cepoko maupun di seluruh Magetan.
Sampai saat ini dia belum mendapatkan informasi terkait pembelian telur tersebut. Padahal, menurutnya seluruh peternak membuthkan fasilitasi semacam itu. Pun, dia juga tidak tahu peternak mana yang sudah dibeli produknya oleh Pemkab Magetan.
“Kami harap pemkab Magetan benar-benar mengutamakan peternak lokal. Karena buktinya sampai sekarang kami tidak dapat info apa-apa,” terang Soni. [fiq/suf]






