Surabaya (beritajatim.com) – Bisnis produk suplemen kesehatan tak hanya sedang naik daun di Tanah Air tetapi juga menjadi incaran luar negeri. PT Agro Mitra Alimentare (AMA) produsen probiotik PRO EM-1 pun sudah mengekspor produknya ke Shanghai China.
Menurut Direktur Utama PT AMA, Ge Recta Geson, ini adalah ekspor perdana PT AMA ke dunia internasional. PT AMA akan mengirimkan 1.020 botol PRO EM 1 ke Shanghai China. Harapannya kedepan perusahaan akan membidik pasar di Thailand dan India.
“Sebenarnya permintaan untuk ekspor ini sudah lama dan kami menjadwalkan awal tahun 2021 bisa ekspor. Tetapi karena berbagai persyaratan ekspor yabg harus kami lengkapi, maka baru terlaksana ekspor perdana hari ini,” beber Recta, usai melakukan pelepasan seremonial ekspor perdana yang dihadiri oleh Bupati Malang, HM Sanusi dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Penny K Lukito secara daring, Kamis (9/9/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”probiotik”]
Menurut Penny, sebagai perusahaan yang baru berdiri 2019 lalu, PT AMA merupakan perusahaan yang sukses karena mampu menembus pasar internasional dengan cepat ditengah persaingan obat-obatan yang ketat terutama di masa pandemi.
“PT AMA bisa menjadi penyemangat dan contoh bagi perusahaan baru dan pelaku usaha di Tanah Air untuk bersaing di pasar global. Dan kami akan membantu pendampingan untuk pelaku usaha yang mau mengembangan produknya di pasar internasional,” kata Penny, ketika terhubung secara virtual dengan PT AMA.
Kebanggaan yang sama juga diurai oleh HM Sanusi, Bupati Malang yang mengaku bangga pada pengusaha lokal Kabupaten Malang yang mampu menembus pasar internasional ditengah pandemi. Sanusi mengaku dalam waktu satu bulan ini saja dirinya sudah melepas 4 perusahaan untuk ekspor perdananya. Yakni kopi Dampit, olahan ikan dari Dampit, sayur petani Poncokusumo dan kini di Pakis melepas PRO EM-1.
“Ini menunjukkan ditengah pandemi, ekonomi dan bisnis di Kabupaten Malang tetap menggeliat. Dan ini akan menarik investasi lain ke Malang. Dan kami sudah memberikan jaminan pada semua investor yang ingin masuk ke Malang, dimana semua perijinan akan dimudahkan dan dipercepat,” tandas Sanusi.[rea]






