Surabaya (beritajatim.com) – PT LIB berkoordinasi dengan pihak aparat kepolisian setempat terkait kasus suporter Persebaya atau Bonek yang beberapa hari yang lalu terlihat di Stadion Wibawa Mukti Bekasi dengan membawa spanduk berisikan dukungan. Bonek datang ke stadion disinyalir termakan isu hoax bahwa tim kebanggaannya bermain di tempat ini.
Beruntung aparat kepolisian setempat bekerja sama menyelesaikan dan mengarahkan para suporter ini untuk pulang. Bonek juga diberikan imbauan untuk melihat pertandingan sepak bola dari rumah.
Ahmad Hadi Lukita, Direktur Utama PT LIB mengatakan sudah berkoodinasi dengan pihak aparat Kepolisian. Semua diserahkan aparat kepolisian yang akan melakukan sesuai dengan tugas dan kewajibannya.
“Suporter ini bagian dari koordinasi kita dengan pihak aparat kepolisian. Mereka sudah menyelesaikan permasalahan ini dan seharusnya sudah mengantisipasi dengan adanya kejadian ini. Dan kita harap bisa sama-sama bisa berkoordinasi mengkampanyekan hal ini untuk suporter melihat dari rumah karena kita sudah 500 hari tidak ada kompetisi bergulir,” ungkap Hadian, Rabu (1/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bonek”]
Sementara itu, Pelatih Persebaya Aji Santoso meminta para suporter ini lebih patuh pada peraturan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah tidak boleh datang ke stadion.
“Saya mendukung untuk suporter melihat dari rumah saja tanpa harus datang ke stadion. Apalagi mereka tahu, kita sudah hampir satu tahun setengah tidak ada pertandingan sepak bola. Kita hargai keputusan itu,” tuturnya. [way/but]






