Surabaya (beritajatim.com) – Film menjadi sebuah hiburan yang bukan hanya sebagai hiburan namun memberikan kisah dan cerita yang menarik. Namun, perjalanan beberapa film tidak sebatas ketika ditayangkan.
Cerita menarik dari film Ada Apa dengan Cinta? dapat dikatakan menarik. Film bertema cinta ini dirilis secara resmi di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 8 Februari 2002. Sedangkan untuk album jalur suara sudah ada dirilis sejak 8 Januari 2002, kemudian berlanjut sebulan lebih awal dari filmnya.
Bukan hanya ada dan terkenal di kancah nasional, namun film ini juga ditayangkan secara internasional dengan judul What’s Up with Love? untuk bahasa Inggris dan Ganbare, Ai atau Beautiful Days di bahasa Jepang. Hal ini dikarenakan film dibeli oleh perusahaan Fumio Furuya dan diputar di 30 bioskop di tujuh kota di Jepang, yaitu Tokyo, Osaka, Sapporo, Nagoya, Kyoto, Fukuoka dan Kobe.
Ketika pemutaran di luar negeri, para pemeran seperti Dian, Nicholas, dan Rudi Sujarwo datang kesana selama enam hari dengan tujuan menggelar promosi. Sedangkan di negara tetangga, yaitu Malaysia, hak siar dibeli oleh Buena Vista Tristar Columbia.
Tidak hanya itu, Dian, Nicholas, dan Mira Lesmana mendapatkan undangan dari perusahaan ke Malaysia di pertengahan Januari 2003 dengan menggelar konferensi pers untuk promosi film ini. Secara lebih menarik, Ada Apa dengan Cinta? dirilis dalam bentuk kepingan VCD oleh Tower Movie Entertainment pada 28 Juni 2002.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Sedangkan untuk harga dari VCD dijual dengan harga Rp 27.500 dan mendapatkan bonus postcard bergambar Dian Sastro dan Nicholas Saputra. Karya lain yang diberikan adalah buku dengan isi skenario film dan menceritakan proses pembuatan skenario oleh penerbit Metafor. Halaman buku dicetak dengan tebal 142 halaman dan harga Rp 55.000. Cetakan pertama buku add sebanyak 3.000 eksemplar dan terjual habis dan cepat.
Ketika perayaan dari 10 tahun Ada Apa dengan Cinta?, film ini kembali diputar di jaringan Cinema 21 di Blok M Square, Jakarta pada tanggal 9 dan 10 Februari 2012. Selain itu, awal pemutaran ulang film dilakukan pada 8 Februari 2012 di PPHUI hanya untuk para pemain dan kru film sebagai ruang nostalgia. [prd/bjo]






