Surabaya (beritajatim.com) – Di masa modern ini, manusia sedang berlomba-lomba untuk menjadi lebih canggih, manusia ingin segalanya dapat dilakukan dengan mudah. Yap, tentu saja dengan teknologi semuanya menjadi praktis, mulai dari smartphone yang saat ini menjadi kebutuhan primer, hingga robot yang mulai menggeser tugas manusia.
Namun segala terobosan itu membuat manusia lupa akan perubahan yang dianggap sederhana tapi sebenarnya memiliki peran penting dalam kehidupan. Seperti temuan roda, mengapa?
Ini karena kehadiran roda mungkin tidak terlalu banyak mendapatkan sorotan dari segi inovasi dibandingkan perangkat lainnya. Padahal, penemuan roda merupakan salah satu penemuan dasar dan awal mula dari perkembangan zaman.
Sebelum ada roda, manusia hanya mengandalkan otot tubuhnya dan hewan sebagai alat transportasi, dan ini bertahan selama ribuan tahun. Lagi-lagi karena kebutuhan manusia akan bergerak lebih cepat, manusia harus bisa menciptakan perubahan, lalu lahirlah roda.
Dalam peradaban kuno, roda memungkinkan masyarakat untuk memenangkan pertempuran dan memudahkan mereka untuk menjalankan strategi yang telah mereka susun.
Dengan adanya roda, alat transportasi menjadi lebih efisien, seperti kereta yang pada zaman dahulu sangat diandalkan untuk mengangkut orang atau persediaan pangan. Dengan roda juga akhirnya masyarakat lebih mudah untuk berdagang sehingga bisa membantu masyarakat untuk lebih maju dalam sektor perdagangan.
Dampak dari perkembangan roda ini menjalar ke berbagai aspek. Karena transportasi cepat, perekonomian pun lancar, sistem pendidikan bisa tersebar luar, dan banyak hal lainnya yang tentu akan berdampak juga bagi kemajuan suatu wilayah atau negara.
Perlu diingat juga, transportasi sendiri menjadi semakin inovatif, mulai dari kereta kuda, kereta api, mobil, sepeda dan masih banyak lagi. Berbagai inovasi transportasi tersebut menciptakan beragam roda sesuai kebutuhannya, seperti roda khusus di rel, di jalanan berlumpur, bahkan di air.
Jika melihat dari sisi selain transportasi, roda juga memiliki banyak kegunaan. Salah satunya digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti untuk irigasi, penggilingan, dan membuat tembikar. Hal ini menunjukkan berbagai penggunaan roda, dan pentingnya bagi umat manusia.
Sejarah singkat roda
Berdasarkan buku berjudl “A Pictorial History” oleh Edwin Tunis, roda sebagai salah satu alat terpenting dalam moda transportasi ternyata pertama kali ditemukan oleh peradaban kuno yang terletak di Irian barat daya. Peradaban ini disebut sebagai Elam, yang berada pada periode Pra-Irian ditahun ke-2 SM.
Ada kemungkinan bahwa roda yang telah ditemukan Elam ini lebih tua dari pada peradaban yang ada saat itu, estimasi waktunya bisa sampai 5000 tahun yang lalu. Nenek moyang dari bangsa Eropa, Asian dan Afrika disinyalir juga memfungsikan roda sejak ribuan tahun yang lalu. Namun tak banyak orang yang mengetahuinya.
Diawali dengan kedatangan orang Spanyol dengan membawa kuda ke Amerika, para suku Indian yang tak pernah melihat itu pun mencoba memasangkan sebuah alat bernama travois (dua buah tiang panjang), di sekitar badan kuda. Alat itu sebenarnya diciptakan untuk anjing Cara ini pun dirasa efektif untuk digunakan membawa barang-barang berat.
Namun karena merasa kurang maksimal, munculah pemikiran tentang bagaimana cara memindahkan barang hanya dengan sekali dorongan. Yaitu menggunakan sebuah papan luncur yang dibawahnya diberi dua buah kayu panjang berbentuk silinder yang bisa membuat papan tersebut bergerak di tanah.
Setelahnya, penemuan ini pun digunakan untuk mempermudah kinerja hewan dalam membawa barang berkelebihan muatan. Mekanismenya, hewan akan bergerak kedepan dan dua kayu berbentuk silinder itu akan mengikuti pergerakan hewan.
Kita melompat jauh di tahun 1870, Inggris menciptakan sepeda yang sangat tinggi, dimana bagian roda depannya sangat besar dengan diameter mencapai 1,2 meter. Dibuat dengan gabungan bahan besi dan kayu yang sangat berat untuk digerakkan. Namun setelahnya, James Starley, seorang mekanis asal Britania Raya melakukan perubahan dalam bentuk roda pada sepeda dizaman itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sejarah”]
Ia pun mulai membuat sebuah roda yang kuat, cepat dan lebih nyaman. Hingga akhirnya di tahun 1871 ia berhasil membuat sepeda bersama temannya, William Hillman. Mereka berkendara dari London menuju Coventry dalam satu hari. Berjarak sejauh 161 km dengan melewati jalanan pedalamanan.
Secara runtut, roda ditemukan pada tahun 3500 BCE oleh seorang pembuat gerabah di Mesopotamia. Ditahun 3000 BCE, sebuah kereta beroda empat telah digunakan di Eropa. Orang-orang Eropa dan Afrika Utara juga menggunakan kereta perang yang sudah berroda ditahun 2000 BCE. Richard Trevithick sukses membangun rel kereta api lokomotif di tahun 1803 dan ditahun 1885, German Kalr Benz membangun mobil beroda empat yang sudah menggunakan bahan bakar bensin.
Roda-roda tersebut terus dikembangkan hingga akhirnya menjadi seperti sekarang. [mnd/bjo]






