Surabaya (beritajatim.com) – Bagi anak muda, tentunya sudah tidak asing dengan gaya rambut bernama Mohawk. Sebuah gaya rambut yang bermodel potongan habis dikedua sisi samping dengan hanya meninggalkan strip rambut yang tebal dan lebih panjang (cenderung mengarah keatas).
Tetapi ditengah banyaknya tren penggunaan gaya rambut ini oleh anak muda, mayoritas kalangan punk terutama. Pernahkah kita mengetahui asal usul sejarah gaya rambut model ini?. Jika belum mengetahui secara pasti, mari kita membaca sejenak sejarah asal usul gaya rambut ini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”rambut”]
Nama Mohawk diambil dari penduduk asli wilayah Amerika Utara yakni suku Mohican, tepatnya di Lembah Mohawk yang kini merupakan bagian daerah New York. Beberapa kalangan lain juga mengaitkan gaya rambut ini dengan sebutan ‘iro’ mengacu Iroquois yang juga merupakan salah satu suku asli Amerika.
Dalam perjalanannya, gaya rambut Mohawk sendiri dipopulerkan dalam sebuah film Holywood berjudul Drums Among The Mohawk pada tahun 1939. Selama perang dunia kedua, banyak dari pasukan penerjun paying Amerika Serikat dengan sengaja mencukur rambut mereka sesuai dengan gaya Mohawk bertujuan memberi rasa takut kepada setiap musuh yang ditemui.
Sementara itu para musisi jazz Amerika ditahun 1950-an mempopulerkan gaya Mohawk ketika tampil pada acara di berbagai tempat pertunjukan, mulai dari bar, pub, klub, hingga gedung seni semacam opera dan teater. Bagi orang-orang keturunan Pawnee diwilayah Nebraska, gaya rambut ini sangat umum sebagai model rambut.
Sejatinya, beberapa sub-kelompok Iroquois seperti Seneca, Cayuga, hingga Tuscarora merepresentasikan gaya rambut Mohawk dengan penggunaan persegi rambut pada bagian belakang mahkota kepala yang dikenakan. Tidak seperti yang tergambar dalam film, mencukur rambut dikepala. Sub-kelompok ini lebih menarik rambut mereka keluar dengan dilengkapi jumbai berukuran kecil diwaktu tertentu.
Dewasa ini perkembangan gaya rambut Mohawk telah menyebar ke seluruh belahan dunia. Anak-anak muda di skena musik punk dengan bangga melabelkan gaya rambut Mohawk sebagai salah satu representasi genre musik itu sendiri. Meskipun kebanyakan masyarakat umum menganggap gaya rambut ini sebagai suatu bentuk ketidakbenaran, kenalakan dan tidak rapi. [adn/bjo]






