Lamongan (beritajatim.com) – Setelah warga Desa Glugu dan Desa Pelang Kabupaten Lamongan mendapatkan kegembiraan atas masuknya pogram air bersih bertepatan di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76, kali ini, warga Desa Balun Kecamatan Turi, juga mendapat kado spesial dari pemerintah setempat.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono mengungkapkan, kado tersebut adalah selesainya pembangunan jalan poros desa sejauh 564 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 20 cm yang merupakan hasil program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang dilakukan oleh jajaran Kodim 0812 Lamongan.
Selain program tersebut, Letkol Inf Sidik Wiyono yang juga selaku Dansatgas TMMD mengatakan, saat ini juga telah dilakukan berbagai program kegiatan lain, yakni rehab pusara makam Mbah Balun dan pembangunan Rutilahu warga desa agar layak huni kembali. “Program-program itu menurut saya sangat diperlukan, seperti Rutilahu, setidaknya dengan pembangunan tersebut lantainya sudah keramik dan tidak bocor lagi,” ujar Sidik Wiyono, Rabu (18/8/2021).
Lalu, dalam rangka membentuk herd immunity kelompok masyarakat, Sidik Wiyono menambahkan, di Desa Balun juga telah dilaksanakan program vaksinasi untuk warga desa. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk sinergitas dari tiga pilar yakni Pemkab, Kodim, dan Polres.
“Kami juga mengadakan program vaksinasi untuk 860 warga desa, sementara untuk dosis duanya menunggu sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” sambung Sidik wiyono dalam acara penutupan Karya Bhakti TMMD di Balai Desa Balun.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tmmd”]
Lebih lanjut, Sidik Wiyono juga menyampaikan bahwa berbagai program yang telah dilakukan tersebut, tentu tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari seluruh pihak, termasuk Pemkab, Polres Lamongan, dan seluruh komponen masyarakat.
“Mohon maaf baru ini yang bisa kami bantu. Kami hanya pelaksana, yang punya tenaga, tanpa ada dukungan dari segenap pihak, terutama Bapak Bupati, kami pasti tidak mampu melakukan sejauh ini,” tuturnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) yang turut didampingi Wabup Abdul Rouf (BRO) mengungkapkan apresiasinya atas sikap saling gotong royong dan sinergitas yang dilakukan oleh seluruh warga desa dan jajaran TNI dalam rangka mensukseskan acara Karya Bhakti TMMD ini.
“Saya ucapkan selamat atas kebahagiannya berupa selesainya pembangunan jalan poros desa dalam rangka Karya Bhakti TMMD, tentu kebahagian bapak ibu ini juga menjadi kebahagiaan kami. Inilah tugas pemerintah. TMMD bukan saja dirasakan secara fisik, tapi bagaimana juga kondisi sosial masyarakat juga dirasakan, bersatu dan bergotong royong khususnya dalam ragka memerangi Covid-19 ini,” ungkap Bupati YES.
Tak hanya itu, Bupati YES juga tak henti-hentinya mensosialisasikan kepada masyarakat agar tak bosan-bosan untuk terus waspada terhadap penyebaran Covid-19. Menurutnya, Covid-19 ini masih ada. Meski kasus Covid-19 di Lamongan melandai, tetapi prokes harus terus dijalankan, sehingga perlunya peran dari seluruh elemen masyarakat dalam memberantas Covid-19. “Alhamdulillah penyebaran Covid-19 di Lamongan terus melandai, ayo kita jaga,” lanjutnya.
Terakhir, Bupati YES menjelaskan, bahwa melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Lamongan ini harus dibarengi dengan perbaikan ekonomi. Oleh sebab itu, perlunya gotong royong, saling bahu membahu dari seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi yang terjadi.
“Penurunan angka penularan Covid-19 di Lamongan tentu menjadi angin segar, tentu ini harus dibarengi dengan perbaikan ekonomi. Melalui gerakan #AyoDitumbasi dagangan kawan, teman-teman UMKM mampu membantu perekonomian Lamongan untuk bergerak kembali,” pungkasnya. [riq/suf]







