Surabaya (beritajatim.com) – NBA menjadi trendsetter liga bola basket tidak hanya di Amerika, melainkan dunia. Sebagai negara pencipta olahraga Bola Basket, Amerika boleh bergaya ketika liga basket mereka merupakan yang terbaik didunia. Sistem kompetisi yang sangat profesional menjadi faktor utama NBA menjadi liga bola basket terbaik di dunia.
Di balik profesionalisme dan gemerlap NBA, tentu akan selalu ada ‘bumbu’ rivalitas diantara klub-klub yang saling berkompetisi. Dari sekian banyak klub tersebut, tentu menarik membahas rivalitas Los Angeles Lakers dan Los Angeles Clippers. Dua klub basket profesional asal Los Angeles, salah satu kota tersohor di negeri Paman Sam.
Beberapa julukan tersemat untuk rivalitas yang dimiliki antara Lakers dan Clippers. Ada yang menyebut Hallway Series, selain itu juga Battle of L.A. Bermain di wilayah yang sama, Pacific Division kedua klub sekota ini telah bertemu sebanyak 161 game. Sejarah pertemuan pertama Lakers lawan Clippers sendiri terjadi pada 24 November 1984. Kala itu, Lakers berhasil unggul tipis 108 – 103 atas Clippers.
Berdasarkan sejarahnya, Los Angeles Clippers merupakan klub pindahan dari San Diego pada 1984. Klub ini mulanya bernama Buffalo Braves dan dibentuk sejak 1970. Kepindahan Buffalo Braves ke Los Angeles memulai sebuah kisah baru, mengingat penggemar bola basket di Los Angeles memiliki sejarah sebagai pendukung fanatik Lakers.
Hal ini juga tampak pada jejak pertemuan kedua klub semenjak kepindahan Clippers. Hingga memasuki periode tahun 2013, Lakers lebih perkasa ketimbang Clippers. Jumlah fans yang datang ketika dua klub bertemu didominasi oleh para fans Lakers.
Pada musim 2012/13 pula, terjadi suatu hal menarik ketika keduanya bertemu. Saat melakukan pemanasan, fans Lakers yang memadati arena pertandingan mem-boo seluruh pemain Clippers. Tetapi cemoohan fans Lakers itu menjadi boomerang karena diakhir laga, Clippers berhasil menjaga jarak agrerat menjadi 3-0 yang membuat rekor tidak pernah menang selama 34 tahun akhirnya terhenti.
Sejak tahun 1999, kedua klub berbagi kendang di Staples Center, Los Angeles. Namun pihak Lakers lebih diuntungkan karena memiliki ukuran locker room lebih besar daripada Clippers. (adn/bj0)






