Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa orang yang merasa kurang nyaman dengan penggunaan kacamata secara terus menerus, beralih pada softlens. Itu karena softlens dianggap lebih mudah dan praktis karena bisa melihat secara jelas tanpa menggunakan alat.
Namun ada juga yang menggunakan softlens untuk sekedar mempercantik mata, karena tak dapat dipungkiri, softlens membantu membuat mata seseorang terlihat lebih tajam dan indah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan-mata”]
Menggunakan softlens memang tidak dilarang, asalkan pengguna memahami bagaimana cara merawatnya dan rajin dalam menjaga kebersihan.
Karena meskipun lensa kontak memiliki banyak keunggulan dibanding kacamata, cara merawat yang salah bisa membuat mata kita menjadi iritasi dan infeksi akibat bakteri.
Dalam laman American Academy of Ophthalmology, lensa kontak yang tidak disterilkan dan disimpan secara sembarangan akan menimbulkan infeksi serius. Bahkan, dalam beberapa kasus bisa menyebabkan kebutaan permanen. Oleh karena itu diperlukan menjaga kebersihan softlens secara benar dan teratur seperti yang kami ulas di bawah ini.
Cuci Tangan
Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum menggunakan atau menyentuh lensa kontak. Kita tidak pernah tau bakteri apa saja yang sudah menempel pada tangan dan jari-jari kita. Hindari penggunaan sabun yang mengandung moisturizer karena dikhawatirkan zat-zat yang terkandung akan menempel pada permukaan kulit, lalu menempel pada softlens saat kita pegang.
Jaga Kebersihan Tempat Softlens
Selain jari-jari, tempat softlens harus selalu dipastikan dalam keadaan steril. Bersihkan dengan air hangat atau cairan softlens agar taka da kotoran atau debu yang menempel. Hindari menyimpan softlens di tempat yang lembap, terpapar sinar matahari langsung, dan penuh debu.
Rendam Softlens Baru Sebelum Pemakaian
Hal yang sering terlewat adalah merendam softlens baru dengan cairan softlens. Terburu-buru untuk memakainya, padahal hanya perlu merendam softlens baru selama 10-15 menit. Ini dilakukan agar softlens bersih dan kandngan air dalam softlens dapat beradaptasi dengan kadar air cairan softlens. Pemakaian pun menjadi nyaman dan tidak mengganjal.
Gunakan Cairan Khusus
Perlu diingat bahwa softlens memiliki cairan khusus dengan kandungan sesuai kebutuhannya. Maka jangan pernah membersihkan lensa kontak dengan air biasa, baik air mineral apalagi air kran. Air yang tidak steril akan membuat softlens menjadi tidak bersih.
Metode ‘Rub and Rinse’ dalam Membersihkan Softlens
Teknik ini sangat mudah untuk dilakukan, yakni dengan meneteskan cairan pembersih lensa, gosok permukaan dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari dan secara perlahan. Selanjutnya bilas dengan cairan lensa. Jika lensa sudah tidak terasa licin artinya lensa sudah bersih. Pastikan pula kalian selalu melakukan ini secara berkala, apalagi setelah digunakan. Terakhir, rendam softlens dalam wadahnya. menggunakan lensa
Setiap jenis lensa kontak memiliki instruksi perawatan yang berbeda. Selain merawat, hindari juga penggunaan softlens saat tidur, mandi, berenang, dan segala kegiatan yang berpotensi membuat mata kemasukan air. Pantang sekali untuk berbagi softlens dengan orang lain. Dan yang terakhir, cek tanggal kadaluarsa softlens dan buang softlens apabila sudah mengering. [mnd/bjo]






