Sampang (beritajatim.com) – Capaian setoran pelunasan pinjaman uang nasabah di Pengadaian Syariah Kabupaten Sampang, mengalami penurunan sejak Januari sampai Juli 2021.
Kepala Pegadaian Syariah Sampang, Eka Chandra Hertiansyah menyampaikan, pelunasan dari nasabah sempat tembus sekitar Rp 89,7 miliar pada Juni 2021. “Capai pelunasan dalam waktu enam bulan atau sampai akhir Juli 2021, menurun pada angka Rp 88 miliar,” ujarnya, Senin (16/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pegadaian”]
Outlet pegadaian syariah, ada beberapa unit yang menyebar di Kecamatan Kedungdung, Robatal, Omben, Camplong, Torjun, dan Kota Sampang. “Rata rata mengalami penurunan pada pelunasan, keseluruhan sampai Rp 1,7 miliar,” ungkapnya.
Menurutnya, penurunan pada pelunasan dari nasabah akibat dampak kasus pandemi Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. “Masyarakat yang melakukan atau menggadaikan barang di kantor kami, justru lebih banyak sebelum masa PPKM,” tandasnya. [sar/suf]






