Gresik (beritajatim.com)- Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan pemimpin perusahaan di BUMN, untuk terus menerapkan tata kelola perusahaan atau ‘good corporate governance’ (GCG) guna mewujudkan misi dan visi perusahaan.
Atas komitmen dan implementasinya itu, Dirut Petrokimia Gresik (PG) Dwi Satriyo Annurogo diganjar ‘The Best GRC Overall for Corporate Governance & Performance 2021’ kategori Manufacturing Industry dan The Best CEO versi majalah ekonomi nasional.
Sebelum dinobatkan sebagai salah satu The Best CEO. Kementerian BUMN tahun ini melakukan penilaian atas implementasi GCG dan mendapat skor 93,54, meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai skor 91,86.
Masih terkait dengan ini, yang terbaru perusahaan yang ber-home based di Gresik itu melakukan surveillance sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Audit ini sangat penting untuk mengetahui peluang-peluang perbaikan pada potensi risiko K3 di perusahaan.
Di bidang Kepatuhan, PG berhasil mengantongi perpanjangan Sertifikat Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001. Sertifikat ini dapat menumbuhkan budaya anti-penyuapan di perusahaan, sehingga menciptakan keunggulan dibandingkan dengan kompetitor.
“Dampak positifnya tidak hanya mengantarkan Petrokimia Gresik sebagai perusahaan yang unggul. Tapi, ini juga menjadi komitmen perusahaan dalam upaya melindungi petani,” ujarnya, Minggu (8/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”petrokimia-gresik”]
Total ada 400 perusahaan yang mengikuti seleksi ini. Setiap perusahaan diaudit lalu dinilai dengan tujuan mendorong peningkatan bisnis perusahaan melalui pengembangan kebijakan dan implementasi tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi secara terintegrasi.
“Penerapan Governance, Risk and Compliance (GRC) terbukti sangat membantu Petrokimia Gresik dalam menyalurkan pupuk bersubsidi yang jumlahnya lebih dari separuh total alokasi pupuk bersubsidi yang disiapkan pemerintah,” kata Dwi Satriyo.
Selain menjadi tolok ukur kinerja baik bagi Petrokimia Gresik, lanjut dia, apresiasi ini juga menjadi motivasi Petrokimia Gresik untuk memberikan yang lebih baik lagi bagi pertanian di Indonesia. [dny/suf]






