Lamongan (Beritajatim.com) – Perhelatan perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) di Kabupaten Lamongan saat ini masih terus berlanjut. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan diumumkan pada tanggal 15 Juli 2021 yang lalu oleh panitia seleksi (pansel) penerimaan Calon Sekda, tercatat ada 5 pejabat yang dinyatakan lolos.
Diketahui, 5 pejabat eselon II yang mendaftar sebagai Calon Sekda dan dinyatakan lolos administrasi tersebut di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anang Taufik, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Fida Nuraida, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Moh. Nalikan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Moh. Fahrudin Ali Fikri, dan Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa.
Berkenaan dengan hal itu, sejumlah tokoh dan pejabat publik dari berbagai elemen telah menyoroti berjalannya proses seleksi Calon Sekda tersebut, salah satunya adalah Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur. Dalam kesempatan ini, pihaknya menuturkan bahwa jabatan Sekda itu sangat seksi dan penting dalam struktur pemerintahan daerah, maka wajar jika proses seleksi ini cukup menyita perhatian publik.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-lamongan”]
Lebih lanjut, saat pihaknya ditanya dan dimintai tanggapan terkait kriteria ideal bagi Sekda Lamongan mendatang, Abdul Ghofur mengungkapkan, bahwa Sekda harus mampu menjadi partner yang tepat bagi Bupati Yuhronur Efendi (YES) dan Wakil Bupati KH. Abdul Rouf (BRO) dalam menjalankan roda pemerintahan yang dihadapkan pada banyak tantangan selama menunaikan tugas dan kewajibannya.
“Untuk kriterianya, Sekda itu tidak hanya dituntut pandai urusan administrasi dan mengomando pemerintahan mulai dari Desa hingga Kabupaten saja, lebih-lebih di era sekarang, Sekda Lamongan harus bisa mencari terobosan sesuai tupoksinya dalam membantu dan memudahkan Kepala Daerah saat menjalankaan tugas dan fungsinya,” ungkap Abdul Ghofur yang juga Ketua DPC PKB Lamongan saat dihubungi wartawan, Minggu, (18/7/2021).
Tak hanya itu, dalam hal kriteria, Abdul Ghofur juga menyampaikan, bahwa Sekda harus cakap, berpengalaman serta bisa berkomunikasi dengan siapapun, baik dengan berbagai jajaran pemerintahan, instansi, lembaga maupun organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Lamongan.
Dengan komunikasi baik yang dimiliki Sekda, Abdul Ghofur melanjutkan, hal tersebut bisa memaksimalkan peran Sekda sebagai penyambung kepentingan Bupati dalam hal pembangunan, pelayanan, dan kepentingan masyarakat secara umum.
“Sekda itu nantinya harus bisa menawarkan ide dan gagasan, untuk itu sangat diperlukan sosok Sekda yang sangat berpengalaman, matang dalam menjalankan birokrasi, dan pernah menempati pos strategis di jabatan dinas sebelumnya selama ini. Jangan sampai Sekda pasif dan menjalankan perintah Bupati saja,” tegas Abdul Ghofur.
Terakhir, Abdul Ghofur menambahkan, bahwa Sekda mendatang harus dari pejabat dengan rekam jejak yang baik selama ini, tidak cacat hukum dan sosial, serta tidak bermasalah. “Sekda itu jabatan tertinggi di Aparatur Sipil Negara (ASN), tentu Sekda ini harus orang pilihan, tidak sekadar ingin unjuk gigi kemampuannya. Tapi juga harus punya rekam jejak yang bagus, teruji kapabilitas dan integritasnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Bambang Hadjar mengatakan, bahwa kelima pejabat yang mendaftar dan dinyatakan lolos administrasi itu berhak mengikuti ke tahapan berikutnya. “Iya mas ke lima nya sudah dinyatakan lolos administrasi, dan selanjutnya mereka akan mengikuti tahapan berikutnya,” ujar Bambang, Minggu (18/7/2021).
Dari informasi yang dihimpun, tahapan seleksi yang harus dilalui oleh Calon Sekda selanjutnya adalah seleksi Kompetensi Manajerial yang akan dilaksanakan pada 21 – 22 Juli 2021 dan seleksi Kompetensi Bidang pada 24 Juli 2021. Lalu pengajuan 3 nama peringkat tertinggi kepada Bupati Lamongan pada 26 Juli 2021.
Kemudian pengumuman hasil seleksi terbuka JPT Pratama pada 27 Juli 2021, laporan dan koordinasi hasil seleksi terbuka ke Gubernur dan permohonan persetujuan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) serta Kemendagri untuk pelantikan Calon terpilih pada 28 Juli 2021, hinggs Penetapan dan Pelantikan pada Agustus 2021.[riq/kun]






