Malang(beritajatim.com) – Program vaksinasi di Kota Malang selalu diserbu oleh masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Resimen Armed 2 Kostrad, Malang, pada Rabu, (14/7/2021). Sebanyak 500 dosis vaksin sinovac disuntikan kepada keluarga besar TNI dan masyarakat umum di Aula Menarmed 2 Kostrad.
“Kami ucapkan terimakasih pada masyarakat tak terkecuali peran serta TNI dalam mensukseskan program percepatan vaksinasi di Kota Malang. Seperti yang digelar oleh Danmenarmed ini,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji.
Sutiaji mengatakan, target Pemkot Malang sebanyak 900 ribu hingga 1 juta warga yang sudah tervaksin pada September 2021 mendatang. Saat ini, di Kota Malang ada sekitar 1,5 warga yang bermukim di wilayah ini. Targetnya 70 persen warga harus tervaksin untuk mencapai herd immunity.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-kota-malang”]
“Sementara sampai saat ini baru berada di angka 300 ribuan warga. Jadi masih panjang dan kita harus kerja cepat. Mudah-mudahan ini akan bisa dilaksanakan bagi seluruh komponen masyarakat,” ujar Sutiaji.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, mereka juga melakukan vaksinasi untuk organisasi kemasayarakatan, kepemudaan dan masyarakat umum. Jumlah untuk masyarakat umum hanya 20 persen. Mereka tidak memberikan kuota besar untuk masyarakat umum demi menghindari kerumunan.
“Gerai vaksinasi selain untuk slot organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan tetapi juga ada slot untuk masyarakat umum. Disitu 20 persen untuk masyarkat umum. Kenapa tidak begitu vulgar kita tidak ingin ada kerumunan. Kedua kita harus melihat bahwa kita ada keterbatasan vaksin keterbatasan tenaga medis, mulai screnning, input data dan lain-lain,” tandas pria yang akrab disapa Buher itu. (luc/ted)






