Bojonegoro (beritajatim.com) – Belakangan ini saat hendak bertransaksi di mesin ATM BNI, muncul tulisan di layar kaca. Dalam tulisan itu, nasabah diminta mengisi tanggal lahir dan mengganti kode PIN yang berjumlah enam digit, Minggu (11/7/2021).
Tentu saja, nasabah tidak ingin gegabah dengan langsung mengisikan format tanggal lahir yang tertulis di mesin ATM dan mengganti PIN. Apalagi transaksi yang di lakukan saat itu berada di mesin ATM yang tergolong sepi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bni”]
Sejumlah ATM BNI di Bojnegoro menunjukkan hal yang sama. Muncul permintaan tanggal lahir di layar monitor. Untuk memupus keragu-raguan, nasabah bisa menanyakan langsung ke customer servis melalui platform yang sudah disediakan.
Setelah menanyakan hal itu, pihak customer servis atas nama Yulio, menjelaskan agar mengisi informasi tersebut sesuai instruksi yang tertera pada mesin ATM. Hal itu, lanjut dia, dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan keamanan nasabah dalam melakukan transaksi di mesin ATM.
“Pastikan Kakak membuat PIN baru setelah memasukkan tanggal lahir dan mohon tidak sama dengan PIN sebelumnya, tidak menggunakan format tanggal lahir, dan tidak menggunakan format angka yang berurutan,” ujarnya. [lus/suf]






