Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam kembali melakukan blusukan dengan mengendarai motor dalam rangka serap aspirasi sekaligus ‘nyisir desa‘, guna menggali beragam potensi desa di daerah yang dipimpinnya.
Terbaru, bupati muda yang mulai familiar disapa Mas Tamam mengunjungi Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Jum’at (2/7/2021) lalu. Sekaligus memantau langsung sebuah lahan yang hendak dibangun sebagai tempat pengeringan ikan oleh masyarakat sekitar yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Bupati Badrut Tamam juga meminta pemerintah desa (Pemdes) setempat, agar membangun Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle alias TPS-3R dengan memberikan bantuan motor roda tiga untuk mengangkut sampah.
“Memang sejak beberapa pekan terakhir kami memang memiliki inisiatif untuk menyempatkan diri datang ke desa-desa atau kelurahan, istilahnya sambang desa dan tanpa protokoler. Namun yang pasti kami datang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati Badrut Tamam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Badrut-tamam”]
Lebih lanjut disampaikan, hal tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui sekaligus menggali berbagai potensi yang ada di desa/kelurahan guna mewujudkan cita-cita Desa Tematik alias One Village One Product seperti yang digagasnya sejak awal memimpin kabupaten Pamekasan.
“Agenda turun langsung ke desa/kelurahan ini sebagai upaya menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat, tujuannya menggali untuk menggali berbagai potensi yang ada di desa-desa maupun kelurahan, guna mewujudkan desa tematik,” ungkapnya.
Tujuan lain dari kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka untuk memastikan potensi desa/kelurahan agar bisa dikembangkan sehingga dapat memberikan dampak positif untuk peningkatan sektor ekonomi, sekaligus demi kesejahteraan masyarakat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Desa-Tematik”]
Tidak terkecuali di Desa Branta Tinggi, Tlanakan, yang dikunjunginya. Pihaknya juga memiliki keinginan kuat untuk menjadikan desa tersebut terbebas dari sampah dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan indah. “Komitmen Pak Kades dan Pemkab Pamekasan sudah ketemu untuk menjadikan tempat ini bersih,” tegasnya.
“Nanti setelah sampah sudah bersih, biar nanti ada sentuhan lain dari Pak Kades. Karena Pak Kades (Branta Tinggi) ini seniman dan kami memiliki keyakinan bahwa ia bisa mempercantik lingkungan sekitar,” sambung Mas Tamam.
Tidak hanya itu, pihaknya mengaku sengaja melakukan aksi blusukan saat hari libur sebagai upaya untuk selalu menjadikan dirinya tidak berjarak dengan masyarakat. “Pak Camat, Pak Lurah dan kita adalah The Dream Team atau tim impian. Orientasi akhirnya adalah layanan semakin bagus,” pungkasnya. [pin/ted]






