Pamekasan (beritajatim.com) – Angka kasus Coronavirus Disiase 2019 di kabupaten Pamekasan, kembali berubah pasca adanya tambahan pada tiga katagori berbeda berdasar update yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan.
Terbaru terdapat tambahan 6 pasien positif baru, 10 pasien sembuh, serta 4 pasien positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Bahkan total angka kematian akibat pandemi ini terdata sebanyak 105 orang, sekalipun angka pasien sembuh jauh lebih banyak.
Kondisi tersebut disinyalir tidak lepas dari banyaknya masyarakat yang mulai enggan menjalankan protokol kesehatan, sehingga kasus Covid-19 kembali naik dan mengakibatkan sejumlah rumah sakit penuh sesak dan tidak dapat menampung pasien.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tim-satgas-covid-19″]
Padahal jumlah positif Covid-19 yang sempat menjalani tahap isolasi di kabupaten Pamekasan, sempat tersisa 3 orang khususnya pada awal Juni 2021 lalu. Namun saat ini justru kembali naik menjadi sebanyak 68 orang yang harus menjalani tahap isolasi.
“Update terakhir (28/6/2021), ada tambahan 6 pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19. Meliputi 1 orang asal Pamekasan (Kota), sisanya asal Kecamatan Pademawu,” kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah, Selasa (29/6/2021).
Tambahan serupa juga terdapat pada katagori pasien sembuh baru, termasuk 4 pasien positif yang meninggal dunia. “Pasien sembuh terdata 10 orang, 2 orang asal Pademawu, sisanya asal Pamekasan (Kota),” sambung pria yang akrab disapa Pak Arif.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dinkes-Pamekasan”]
“Untuk pasien meninggal terdata sebanyak 4 orang, meliputi 1 orang asal Kecamatan Galis, 1 orang asal Pademawu, serta 2 orang lainnya asal Kecamatan Pamekasan. Total pasien positif meninggal dunia sebanyak 105 orang,” jelasnya.
Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 1.284 orang. Meliputi sebanyak 68 orang dalam tahap isolasi, 1.111 orang dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif, serta 105 orang lainnya meninggal dunia.
Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.363 orang, meliputi sebanyak 17 orang dalam tahap pengawasan, 109 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.237 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19. [pin/ted]






