Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati HUT ke-45 PT Dharma Lautan Utama (DLU), puluhan karyawan melakukan donor darah. Donor darah dilakukan di kantor UTD PMI Kota Surabaya, Jalan Embong Ploso.
Erwin H Poedjono, Direktur Utama PT DLU mengatakan, donor darah ini merupakan rangkaian dari acara lainnya, seperti bakti sosial ke Panti Asuhan (PA) dan tabur bunga di makam pahlawan. “Juga ada kegiatan syukuran lainnya yang kami gelar secara sederhana dan bisa memberi manfaat kepada sesama mengingat tahun 2021 ini, kondisi masih pandemi Covid-19,” kata Erwin kepada wartawan usai ikut mendonorkan darahnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”donor-darah”]
Kegiatan yang digelar dalam perayaan HUT dilakukan dengan hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Donor darah dipilih, mengingat ada kebutuhan darah yang masih tinggi, namun stok mengalami penurunan di tengah pandemi ini.
“Dan, hari ini kami ajak karyawan dan karyawati untuk datang ke PMI Kota Surabaya secara bergantian untuk mendonorkan darahnya. Dari informasi awal ada sekitar 80-an karyawan, dan targetnya sebanyak-banyaknya, tapi tetap harus mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Erwin.
Hadir dalam kegiatan itu, penasehat sekaligus owner dari PT DLU, Bambang Haryo Soekartono (BHS), yang mendukung kegiatan ini. “Dan, saya minta Pak Erwin dan tim DLU untuk menggiatkan kegiatan donor darah ini setiap dua bulan sekali,” tutur BHS.
Pihaknya juga meminta pada karyawan dan karyawati yang pernah terpapar Covid-19 untuk melakukan screening donor plasma konvalesen. “Jadi yang lolos screening plasma konvalesen, juga silakan donor. Karena saat ini donasi darah ini sangat diperlukan di tengah pandemi, baik yang darah biasa maupun yang plasma konvalesen,” imbuh BHS.
Sementara itu, dr Martono Adi Kabag Pelayanan dan Humas PMI Surabaya mengakui, bila selama pandemi Covid-19 ini, stok darah di PMI Surabaya menurun. “Bila biasanya stok darah rata-rata 500 per hari, selama pandemi rata-rata 100 kantong. Padahal permintaan per hari rata-rata 250 kantong,” jelasnya.
Namun, saat ini banyak komunitas, BUMN serta perusahaan-perusahaan yang kemudian aktif menggelar donor darah. Baik donor darah biasa hingga plasma konvalesen. “Saat ini stok plasma konvalesen sudah cukup. Mulai 22 Februari sudah tidak ada antrian plasma konvalesen lagi, dan ada stok sekitar 75 kantong per hari,” ungkap dr Martono. [tok/suf]







