Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC, secara resmi mengangkat Rasiman sebagai juru taktik Laskar Sape Kerrab. Sekaligus menjadi suksesor pelatih sebelumnya, Dejan Antonic, pada putaran kedua Liga 1 2019.
“Tidak banyak waktu untuk menyesuaikan pola latihan dengan pelatih baru. Kami lebih memilih mengangkat Coach Rasiman sebagai pelatih kepala (head coach),” kata Manajer Madura United FC, Haruna Sumitro, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) resmi klub, Sabtu (7/9/2019).
Pemilihan Rasikan sebagai juru taktik bukan tanpa alasan, sebab ia terbilang cukup lama bersama tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. Termasuk menggantikan posisi Dejan Antonic, yang mengundurkan diri sebagai pelatih di tiga laga terakir putaran pertama kompetisi tertinggi sepakbola tanah air.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Madura-United”]
Bahkan kepastian posisi Rasiman juga membuat manajemen harus segera bergerak cepat untuk melengkapi komposisi di jajaran tim pelatih. “Jadi kami patenkan jabatannya (Rasiman) setelah sebelumnya menjadi karateker, sekarang kami tinggal melengkapi staf kepelatihan,” ungkap pria asli Surabaya, yang akrab disapa HS.
Seperti diketahui, Greg Nwokolo dan kawan-kawan dipimpin Dejan Antonic sejak musim pertama Liga 1 2019 bergulir. Namun pelatih asal Serbia, akhirnya mengundurkan diri akibat hasil minor di lima laga terakhir bersama tim, termasuk juga sang asisten pelatih.
Kondisi tersebut membuat manajemen mengambil langkah cepat dengan mamasang Rasiman sebagai karateker, eks Pelatih Sriwijaya FC menjalani debut saat memimpin timnya menang atas tim tamu, PSIS Semarang di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan. [pin/ted]






