Tuban (beritajatim.com) – Peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dengan sepeda motor terjadi di jalur antar kabupaten tepatnya di jalan raya Tuban-Bojonegoro Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Selasa (20/8/2019).
Akibat dari kecelakaan motor dengan motor itu membuat satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian perkara. Sedangkan satu korban lainnya yang juga pengendara motor mengalami luka-luka dan kini masih dalam perawatan medis di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa kecelakaan maut di jalan antar kabupaten itu berawal saat sepeda motor Scoopy dengan nopol S 4060 FR di kendarai oleh Muh Ukhinu Attaki (28), warga Desa Pandangagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Yang mana motor itu berjalan dari arah timur.
“Sepeda motor itu berjalan dari arah timur ke barat. Kemudian lantaran tidak penuh konsentrasi motor tersebut oleng dan masuk jalur kanan,” terang IPTU Khoirul Ahmad, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tuban”]
Ketika sepeda motor Honda Scoopy itu oleng dan masuk jalur kanan dengan kecepatan tinggi, dari arah berlawanan melaju sepeda Yahama Force dengan nopol S 6973 AH. Motor Force itu dikendarai oleh Mochammad Sahli (28), warga Desa Sumbang, Kecamatan Kota Bojonegoro.
“Karena jarak kedua motor yang sudah terlalu dekat kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Akibatnya pengendara sepeda motor Honda Scoopy meninggal dunia di TKP dan pengendara sepeda motor Yahama Force mengalami luka-luka,” tambahnya.
Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban langsung mengevakuasi jenazah korban kecelakaan dan kemudian di bawa ke rumah sakit. Sedangkan, guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan itu, petugas telah melakukan olah TKP dan mencari keterangan para saksi.
“Kita menghimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Harapannya bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.[mut/ted]






