Mojokerto (beritajatim.com) – Anda menyukai wisata tantangan? River Tubing Selo Malang yang terletak di Dusun Jabung, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto bisa menjadi pilihan wisata akhir pekan anda. Wisata ini baru dibuka dua bulan lalu.
Wisata ini selain menawarkan tantangan juga keindahan pemandangan alam dan aliran air Sungai Boro yang deras dan jernih. Tumpukan batu batu raksasa dan kecil di sekitar sungai tersebut menjadi nilai lebih bagi wisatawan yang menyukai tantangan.
Sungai yang mengalir dari Pegunungan Anjasmoro ini mempunyai air yang jernih dan arus yang berkelok dan curam. Lokasi yang dekat dengan perbatasan Wonosalam, Kabupaten Jombang tersebut masih kental dengan keasrian alam.
[berita-terkait number=”3″ tag=”wisata”]
Untuk menikmati wisata ini, wisatawan menggunakan ban dan perlengkapan keamanan seperti pelampung serta helm. Namun tak perlu khawatir karena wisatawan akan didampingi seorang pelatih, sehingga wisatawan bisa meluncur di atas derasnya aliran Sungai Boro.
Untuk menuju wisata ini, ditempuh dari Kota Mojokerto sekitar 30 menit ke arah Kecamatan Jatirejo. Setibanya di lokasi wisata, pengunjung harus menyewa pelampung dan helm di sebuah toko seberang wisata dengan biaya senilai Rp25 ribu.
Namun wisatawan masih harus menempuh perjalanan dengan menggunakan kendaraan ke lokasi wisata. Wisatawan bisa membawa kendaraannya untuk masuk ke lokasi tersebut dengan jarak antara pintu masuk dengan lokasi wisata sekitar 4 kilometer.
Namun jika kendaraan pribadi tidak bisa melewati jalan menuju lokasi, pengunjung bisa memanfaatkan ojek berupa mobil Offroad. Ini karena jalan menuju lokasi masih berbatu. Untuk memanfaatkan ojek tersebut, pengunjung dikenakan biaya Rp15 ribu.
Pengelola river tubing Selo Malang juga menyediakan paket wisata yang murah meriah. Dengan paket seharga Rp40 ribu per orang, wisatawan akan diantar menggunakan kendaraan ke titik awal river tubing. Ada juga paket lengkap plus makan nasi jagung seharga Rp50 ribu per orang.
Menuju lokasi wisata, pengunjung akan disuguhi pemandangan area persawahan yang tampak kecil dan berwarna hijau. Sampai lokasi, petugas pemandu wisata dan pelatih river tubing sudah menyiapkan perlengkapan seperti ban pelampung untuk wisatawan.
Sebelum menikmati river tubing, wisatawan akan mendapatkan arahan pelatih river tubing tentang menikmati dan menelusuri arus sungai yang deras tersebut dengan aman. Sehingga wisatawan tak perlu khawatir dengan batu kecil dan besar di sepanjang aliran Sungai Boro.
Pelatih river tubing, Teguh mengatakan, untuk menikmati wisata River Tubing Selo Malang yang diperlukan hanya ketenangan. “Yang dibutuhkan adalah ketenangan, jangan panik dan mengendalikan ban pelampung biar aman,” ungkapnya, Sabtu (3/8/2019).
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata-mojokerto”]
Meski banyak batu batu yang besar, petugas wisata akan sigap mengarahkan wisatawan sepanjang jalur river tubing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga wisata ini bisa menjadi alternatif menghilangkan penat akibat rutinitas pekerjaan.
Sementara itu, Pengelola wisata River Tubing Selo Malang, Achmad Yani menjelaskan, wisata tersebut baru berdiri setelah Hari Raya Idul Fitri lalu. “Wisatawan bisa menikmati river tubing setiap hari, dari pukul 8 pagi sampai 5 sore dengan jarak tempuh 35 menit,” katanya.
Ketua Gabungan Komunitas Peduli Lingkungan (Gakopen) ini menambahkan, bagi wisatawan yang menikmati wisata River Tubing Selo Malang tubing, wisatawan mendapatkan bibit pohon buah. Bibit tersebut bisa ditanam di sekitar lokasi wisata tersebut.
“Wisatawan yang datang juga wajib melakukan mereboisasi hutan lindung di sekitar lokasi wisata, sehingga kami memberi bibit pohon dari berbagai jenis buah. Untuk yang paket Rp50 ribu, wisatawan akan disuguhi makan nasi jagung dengan lauk khas masyarakat Desa Jabung,” tegasnya. [tin/suf]







