Kediri (beritajatim.com) — Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mendapatkan respon dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Pemkab melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak. Salah satunya di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem.
Acara PSN ini meliputi 3M dan program ikanisasi, atau pemberaian bantuan ikan sebagai pemangsa jentik nyamuk. Acara berlangsung di Dusun Joho, tepatnya di rumah Sekretaris Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Sebelumnya juga telah dilakukan gerakan PSN di Dusun Dadapan.
Turut hadir Camat Ngasem beserta jajaran Muspika, Kepala Desa Sumberejo, Kepala UPTD Puskesmas Ngasem, kepala sekolah, para siswa SD dan TK, serta seluruh warga Desa Sumberejo.

[berita-terkait number=”4″ tag=”wabah-DB”]Dipilihnya ikan cupang karena ikan jenis ini sangat agresif terhadap jentik nyamuk. Dalam satu hari ikan ini mampu memakan 60 hingga 70 jentik. Dibentuk pula kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik Nyamuk) di setiap rumah untuk memantau dan mencegah perkembangan jentik nyamuk di lingkungan.
Pihaknya mengajak seluruh warga bersama melakukan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) serta menghimbau agar para generasi muda juga melakukan tindakan preventif ini di lingkungan rumahnya masing-masing. Dengan adanya kegiatan gerakan PSN dan ikanisasi ini diharapkan dapat memutus perkembangan jentik nyamuk penyebab demam berdarah. [nng/ted].






