Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir dicopot dari jabatannya dalam perombakan kabinet yang dilakukan pemimpin negara, Raja Salman Bin Abdulaziz.
Seperti dilansir BBC, Jubeir diturunkan jabatannya menjadi menteri negara untuk urusan luar negeri -satu tingkat di bawah menteri luar negeri. Sementara jabatannya semula akan diisi Ibrahim al-Assaf.
Pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi, Istanbul, membuat Arab Saudi jadi sasaran kecaman dunia. Khashoggi adalah seorang wartawan yang kritis terhadap keluarga kerajaan Arab Saudi. Artikel-artikelnya yang ditayangkan media Washington Post sangat kritis terhadap putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, pemimpin de facto Arab Saudi.
Mulanya, pemerintah Arab Saudi mengaku tidak tahu apa-apa tentang Khashoggi setelah ia hilang pada 3 Oktober 2018. Namun, Kejaksaan Saudi akhirnya -setelah beberapa kali berubah sikap, menyebut kasus itu sebagai pembunuhan berencana.
Riyadh membantah bahwa keluarga kerajaan terlibat dalam kasus itu dan menyebut pelaku adalah sejumlah \\\’agen jahat\\\’.
Jubeir adalah tokoh vital yang mewakili keluarga kerajaan dalam kasus ini. Pernah ia mengatakan bahwa media barat \\\’histeris\\\’ dalam pemberitaan mereka terkait kasus ini.
Hampir tiga bulan berlalu sejak peristiwa pembunuhan Jamal Khashoggi di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Meskipun nampaknya tidak mungkin Adel al-Jubeir, menteri luar negeri kala itu, tahu mengenai rencana pembunuhan itu, konsulat adalah tanggung jawabnya dan peristiwa kejahatan itu berlangsung di lembaga yang di bawah pengawasannya.
Kini Adel al-Jubeir masih mendapat jabatan sebagai menteri negara – degradasi jabatan satu tingkat. Posisinya diisi oleh Ibrahim al-Assaf, yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya berkutat di masalah keuangan. Dibandingkan Jubeir, pengalaman diplomasi internasionalnya sangat terbatas.
Jubeir adalah seorang juru bicara yang mumpuni untuk mewakili pemerintah Arab Saudi di mata dunia. Dia adalah pejabat senior Saudi yang pertama kali mengakui bahwa Khashoggi telah dibunuh oleh apa yang disebutnya sebagai \\\’elemen jahat\\\’ pada sistem keamanan Saudi.
Perubahan yang terjadi di kabinet saat ini terlihat sebagai bagian perombakan sistem keamanan dan komunitas intelijen setelah skandal pembunuhan Khashoggi terjadi. [BBC/air]





