Mojokerto (beritajatim.com) – Satlantas Polres Mojokerto mengambil tema super hero, sejarah hingga pemilihan umum (Pemilu) untuk pendirian pos pengamanan-pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. Pos pam dan pos bernuasa milenial tersebut menghadirkan konsep candy house, superhero hingga Bumblebee.
Seperti yang nampak di pos pam Mojosari, tepatnya di Simpang Tiga Taman, Mojosari. Pos bernuansa milinial ini menghadirkan konsep Bumblebee. Sehingga tak jarang, pemudik yang mampir juga menyempatkan diri ber-selfie atau mengabadikan foto di pos tersebut.
Ada empat pos berdesain milinial. Di pos pam Air Panas Pacet, pos pam jujukan wisatawan di setiap libur panjang ini memiliki konsep super hero. Meski sederhana, pos dengan ukuran 3 x 4 ini juga menarik perhatian. Lantaran di bagian depan dan samping sejumlah replika superhero yang terdapat pada film Avangers juga ikut dilibatkan dalam pos pam nataru kali ini.
Seperti, Ironman, Spiderman, Juli, hingga Captain Amerika. Berbeda lagi dengan pos pam yang ada di Ngoro dan Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri. Di dua bangunan semi permanen ini, petugas lebih mengolaborasi antara Transformer dan candy house atau rumah permen. Candy house adalah rumah permen yang digemari berbagai kalangan.
Nampak bangunan berwarna seperti berbalut cokelat dengan beragam ornamen. Seperti boneka salju disertai kotak hadiah terdapat di depan pos pam yang berdiri dengan luas 10 x 10 meter ini. Rumah permen ini memang didesain khusus. Di sisi lain, pos pelayanan dilengkapi dengan berbagai fasilitas.
Seperti ruangan pelayanan kesehatan dan juga ruang monitoring center serta spot bagi pengunjung berswafoto. Bahkan, di dalamnya, sejumlah foto jadul polisi lalu lintas di era 1951 juga ikut ditampilkan. Sebagai upaya menyemarakkan Pemilu 2019, pesan damai aman dan sejuk, juga melengkapi pernak-pernik dalam pos.
Di sisi lain, konsep ini sekaligus turut aktif mengampanyekan anti hoaks dan tidak golongan putih (golput) saat pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.
Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Bobby M Zulfikar mengatakan, pihaknya sengaja mendesain secara khusus di luar dari kebiasaan. \\\”Ini sekaligus memberi kesan menarik dan tidak menakutkan. Kami tunjukkan bahwa polisi merupakan sosok yang humanis dan dekat dengan masyarakat,\\\” ungkapnya, Jum\\\’at (28/12/2018).
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Irwan Rizki Prakoso mengatakan, konsep yang dibuat tersebut lebih pada menyesuaikan dengan momen nataru. \\\”Seperti pos berkonsep candy house ini sekaligus diperuntukan bagi pengendara untuk beristirahat hingga menanyakan terkait lalu lintas,\\\” katanya.
Tujuannya juga mengedukasi masyarakat dan petugas sendiri untuk selalu ingat pada sejarah. Karena desain tersebut untuk menyampaikan pesan agar masyarakat, khususnya generasi milenial bijak menggunakan media sosial (medsos) dan harus menangkal berita hoaks.[tin/kun]





