Pasuruan (beritajatim.com) – Aksi sigap jajaran kepolisian dalam memberantas tindak kejahatan jalanan membuahkan hasil positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat setempat. Otoritas penegak hukum mengundang pemilik kendaraan ke markas komando guna menerima kembali aset berharganya yang sempat amblas digondol maling.
Proses penyerahan hak milik ini dilakukan di tengah jalannya gelar perkara pengungkapan kasus kriminalitas yang meresahkan warga permukiman. Korban yang hadir tampak emosional dan tidak henti-hentinya bersyukur karena alat transportasi penunjang nafkahnya bisa ditemukan dalam kondisi utuh.
“Alhamdulillah kendaraan milik korban berhasil kami temukan dan hari ini kami serahkan kembali kepada pemiliknya,” ujar Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, Jumat (5/6). Pihaknya menegaskan bahwa penyerahan instan tanpa pungutan biaya ini menjadi bukti nyata keseriusan kepolisian dalam mengayomi serta memulihkan hak-hak korban kejahatan.
Penyelidikan intensif yang dilakukan oleh tim buser bermula dari adanya laporan pembobolan area teras rumah di kawasan pinggiran. Kelengahan pemilik yang membiarkan pengaman kendaraan dalam posisi terbuka dimanfaatkan oleh pelaku untuk membawa kabur motor dalam hitungan detik.
Pelaku pelarian akhirnya berhasil disergap tanpa perlawanan berarti saat bersembunyi di sebuah area pergudangan di wilayah lain. Dari hasil pencocokan data sekunder, pria paruh baya tersebut diketahui merupakan penjahat kambuhan yang sudah berulang kali keluar masuk bui atas kasus serupa.
“Tersangka kami jerat Pasal 476 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun,” tambah Harto. Pihak kepolisian juga menyita sejumlah properti pribadi milik tersangka beserta salinan rekaman kamera pengawas yang merekam jelas detik-detik aksi kejahatannya.
Tangis bahagia pemilik kendaraan pecah saat dirinya secara simbolis menerima kembali kunci kontak dari tangan pimpinan kepolisian resor. Korban berkali-kali mengapresiasi kerja keras tim penyidik yang bergerak cepat hingga motor kesayangannya tidak sampai dipreteli atau dijual ke penadah.
Aparat keamanan mengimbau warga Pasuruan untuk menjadikan insiden ini sebagai pelajaran berharga agar lebih ketat dalam mengawasi kendaraan pribadi. Kedisiplinan dalam menerapkan kunci ganda menjadi proteksi awal yang paling efektif untuk mempersempit ruang gerak komplotan pencuri. (ada/kun)






