Surabaya (beritajatim.com) – Musim hujan di Surabaya memang membuat langit jadi sering mendung dan cuaca jadi lebih dingin daripada biasanya. Karena dirasa tidak panas beberapa orang mungkin lupa atau sengaja tidak memakai tabir surya, padahal kulit kita tetap perlu tabir surya atau yang biasa dikenal sunblok atau sunscreen.
Pasalnya di musim penghujan dan cuaca mendung, sinar ultraviolet (UV) A dan UVB ternyata masih bisa memapar kulit. Awan tebal nyatanya tidak bisa mencegah sempurna sinar UV sampai ke permukaan kulit.
Seperti yang dipaparkan oleh dr. Menul Ayu Umborowati, SpKK kepada beritajatim.com, sinar UV-B memang bisa terhalangi oleh awan tebal, tapi tetap bisa memantul dan kemudian menembus sela-sela awan yang \\\”lubang\\\” dan sampai ke kulit kita.
\\\”mendung tidak menjamin kulit tidak terpapar sinar UV jadi selama pagi siang sore masih ada ancaman sinar UV dari matahari jadi kulit harus tetap terjaga,\\\” ujar dr. Menul, Kamis (27/12/2018).
UV-A punya panjang gelombang lebih panjang dari UV-B tidak dapat dihalangi oleh awan mendung, sehingga tetap bisa kena kulit bagian dalam maka jika terpapar secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan seperti penuaan dini, kulit keriput dan sebagainya.
Sedangkan gelombang UV B lebih pendek sehingga langsung mengenai permukaan kulit. Paparan UV B secara berlebihan dan kuat paparannya mengakibatkan sunburn atau kecokelatan atau tanning.
\\\”Penting sekali untuk mendapatkan perlindungan dari sunscreen atau sunblok atau tabir surya yang sesuai dengan jenis kulit kita,\\\” kata dokter spesialis kulit dan kelamin alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga angkatan 2005 ini.
dr. Menul juga mengatakan bahwa untuk kulit orang Indonesia diperlukan minimal Sun Protector Factor (SPF) sebesar 30 SPF. SPF sendiri pun ditentukan oleh tipe kulit dan lamanya paparan sinar matahari di suatu tempat.
\\\”Untuk orang Indonesia dengan kulit cerah sampai dengan sawo matang, dan matahari terik bersinar rata-rata 5-7 jam sehari, sunblok dengan SPF 30 minimal digunakan. Jadi, SPF atau Sun Protection Factor adalah tolak ukur seberapa lama dan ampuh sunscreen tersebut dapat melindungi kulit dari sinar UV,\\\” ungkapnya.
dr. Menul pun memberikan tips rata-rata waktu aman di bawah sinar UV sebelum kulit terasa terbakar (jika belum memakai sunscreen) adalah 10 menit bagi yang memiliki kulit cerah. 15 menit bagi yang memiliki kulit sedang dan 20 menit bagi yang memiliki kulit gelap.
Angka dalam SPF menunjukkan berapa kali lipat sunscreen dapat melindungi kulit dengan waktu aman jika tidak memakai sunscreen. Contoh, jika kulit Andacerah dan memiliki sunscreen dengan SPF 30, maka cara menghitungnya adalah 10 menit x SPF 30 = 300 menit (sekitar 5 jam), jadi sunscreen yang dikenakan efektif dalam melindungi kulit selama 5 jam.
\\\”Ini perhitungan dengan penggunaan sunblok yang ideal. Kurang lebih 1,5 ruas jari utk seluruh wajah. Padahal seringnya kita pakai kurang dari itu, jadi kalau mau dihitung rata-rata ya penggunaan idealnya 4 jam sekali,\\\” pungkasnya. [adg/kun]





