Gresik (beritajatim.com)- Kepolisian Resort (Polres) Gresik menyiapkan 300 personel menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019. Dalam pengamanan yang dinamakan Operasi Lilin Semeru 2018. Sebagai penanda awal dimulainya operasi pengamanan.
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, selain menyiapkan personel pihaknya juga menyiapkan pos pelayanan, dan pengamanan saat peringatan natal dan perayaan Tahun Baru.
\\\”Semua pos itu nantinya ditempatkan di sejumlah area publik serta beberapa obyek wisata mengingat bersamaan dengan libur natal dan tahun baru,\\\” ujarnya, Jumat (21/12/2018).
AKBP Wahyu Sri Bintoro juga menghimbau, dalam perayaan tahun baru. Pihaknya siap menindak tegas bagi pengendara motor yang berkenalpot brong. Bahkan, sebelumnya Satlantas telah menindak 25 pengendara motor yang ditengarahi menggunakan knalpot brong.
\\\”Disamping kami menindak knalpot brong. Pemilik warung yang mengedarkan miras bisa ditindak jika diketahui menyediakan miras. Untuk itu, razia akan terus ditingkatkan,\\\” ujarnya.
Saat ditanya masih maraknya ancaman terorisme dan radikalisme. Dijelaskan AKBP Wahyu Sri Bintoro, terkait dengan itu pihaknya juga fokus ke arah sana. Sebagai bentuk pengamanannya pihaknya juga berkordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN), anggota intel serta seluruh komunitas masyarakat.
\\\”Kami tetap memantau pergerakan paham radikalisme yang mengarah ke terorisme. Untuk itu, saya meminta bantuan masyarakat bila ada paham tersebut segera melapor,\\\” tandasnya.[dny/ted]





