Ringkasan Berita:
- Pemkab Pasuruan menandatangani kesepahaman bersama atau MoU dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat kerja sama pembangunan daerah.
- Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mendorong tindak lanjut teknis, terutama dalam pengelolaan pendapatan daerah, BLUD rumah sakit, BLUD pasar, dan pengembangan Pasuruan Creative Center.
- BSI menyatakan kesiapan mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, pariwisata religi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program BSI Maslahat.
- Kerja sama tersebut direncanakan berlanjut ke Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat instansi teknis, termasuk untuk mendukung pembiayaan dan perluasan akses pasar bagi UMKM lokal.
Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui penandatanganan kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat pendapatan daerah, mengoptimalkan pelayanan publik, serta mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pasuruan.
Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Welirang Meeting Room, Taman Dayu Golf Club & Resort. Kegiatan ini dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, serta jajaran kepala dinas dan badan, termasuk Direktur RSUD Bangil dan RSUD Grati.
Sementara itu, perwakilan BSI yang hadir meliputi Regional CEO PT BSI Kanwil 12 Surabaya Bali Nusra Muhammad Arif Gunawan, Manager BSI Area Surabaya Raya Asbi Rahman Farid, serta Kepala Cabang BSI Pasuruan Sudirman dan BSI Pasuruan Balaikota.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan, kesepakatan tersebut harus ditindaklanjuti melalui kerja sama teknis agar memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah menandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan PT Bank Syariah Indonesia. Saya sepakat dengan Pak Arif Gunawan bahwa ini jangan hanya seremonial belaka, tetapi bisa ditindaklanjuti secara teknis antara BSI dengan dinas terkait, terutama yang mengampu pendapatan di Kabupaten Pasuruan seperti Bapenda, Keuangan, serta RSUD Bangil dan RSUD Grati,” kata Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.
Rusdi, yang akrab disapa Mas Rusdi, mengatakan sinergi teknis perlu segera diwujudkan pada sejumlah sektor strategis. Di antaranya pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit, BLUD pasar, hingga pengembangan kawasan Pasuruan Creative Center (PCC).
Selain penguatan pendapatan daerah, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendorong pembiayaan serta memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM lokal.
Regional CEO BSI Kanwil 12 Surabaya Bali Nusra Muhammad Arif Gunawan menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Pemkab Pasuruan untuk membangun kemitraan dengan BSI.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang seluas-luasnya atas kesempatan yang diberikan untuk Bank Syariah Indonesia, agar kami dapat hadir lebih paripurna dan menjadi bagian dari support system bagi agenda pembangunan Pemkab Pasuruan. BSI ingin tumbuh bersama Kabupaten Pasuruan,” kata Muhammad Arif Gunawan.
Arif memaparkan, BSI berkomitmen hadir sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial bagi masyarakat Pasuruan. Melalui optimalisasi BSI Maslahat yang bersumber dari zakat korporasi, BSI menyatakan kesiapan mendukung sektor pelayanan kesehatan, pendidikan, pariwisata religi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kesepahaman bersama tersebut direncanakan segera ditindaklanjuti menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih terperinci di tingkat instansi teknis. Kolaborasi antara perbankan syariah dan Pemkab Pasuruan ini diharapkan dapat membantu menggali potensi ekonomi daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pasuruan. [ada/beq]






