Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United dan Bhayangkara Presisi Lampung FC bermain imbang 3-3 dalam pertandingan pekan kelima Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (16/10/2026). Duel tersebut berlangsung dramatis dengan enam gol, satu kartu merah, sejumlah kartu kuning, dan gol penyeimbang yang tercipta pada masa tambahan waktu alias injury time.
Pada laga tersebut, kedua tim sama-sama menerapkan formasi agresif 4-2-3-1. Masing-masing tim memiliki ambisi serupa untuk meraih poin, terkhusus bagi tuan rumah yang tengah berupaya meneruskan tren posifif di kandang.
Namun tim tamu justru mampu lebih dulu memecah kebuntuan dan membuka keunggulan melalui Jefferson Brenes pada menit 25′. Bahkan gol tersebut bertahan hingga interval pertama berakhir, skor Madura United 0-1 Bhayangkara FC.
Memasuki babak kedua, giliran Laskar Sape Kerrab mempu menyamakan skor pada menit 51′ melalui aksi Juan Santacruz. Skor kembali berubah, Madura United 1-1 Bhayangkara FC.
Laga semakin panas setelah Jefferson Brenes menerima kartu merah pada menit 60′ akibat pelanggaran yang dikategorikan sebagai tindakan kasar terhadap Hugo Gomes. Bermain dengan sepuluh pemain, Bhayangkara harus menghadapi tekanan lebih besar dari tuan rumah.
Namun sekalipun bermain dengan 10 pemain, tim tamu tetap mampu memberikan perlawanan dan kembali mencetak gol. Terbukti memasuki menit 71′, Matias Ocampo sukses mencetak gol yang membawa Bhayangkara kembali unggul 1-2, dan Moussa Sidibe tercatat dalam rangkaian gol tersebut.
Meski demikian, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu tidak tinggal diam dan terus berupaya mengejar skor hingga akhirnya João Pereira Albertine alias Balotelli sukses mencetak gol pada menit 78′ untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Pasca skor tersebut, kembali terjadi insiden menegangkan dan membuat wasit kembali mengeluarkan dua kartu merah kepada official masing-masing tim, baik dari tim tuan rumah maupun tim tamu.
Pada menit ke-82, Madura United melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Taufany Muslihuddin menggantikan G. Numberi. Pergantian lainnya juga dilakukan dengan memasukkan R. Farandi untuk menggantikan Ilhamsyah.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-90, Juan Santacruz kembali mencetak gol. Gol keduanya membawa Madura United berbalik unggul 3-2 dan membuat tuan rumah berada di ambang kemenangan.
Namun drama belum berakhir, pada menit 90+2, Sani Rizki Fauzi mencetak gol untuk Bhayangkara dan mengubah skor menjadi 3-3. Gol pada masa tambahan waktu itu menggagalkan kemenangan Madura United sekaligus memastikan kedua tim berbagi satu poin. [pin/ian]






