Ringkasan Berita
* GALAXY Property resmi meluncurkan Glyph International Realty, sebuah sister brand yang menghadirkan ekosistem investasi properti lintas negara berbasis layanan konsultasi komprehensif dan kurasi ketat.
* Langkah ini merespons lonjakan populasi Ultra High Net Worth Individuals (UHNWI) Indonesia yang diproyeksikan Knight Frank tumbuh 82% hingga 2031 (dari 3.833 menjadi 6.966 orang) serta didukung oleh ketahanan ekonomi nasional (ekonomi RI tumbuh 5,61% pada TW I 2026 dan PDRB Surabaya mencapai Rp830,54 triliun).
* Dipimpin oleh Co-Founder Kennard Nugraha, Glyph bertindak sebagai kurator independen di lebih dari 15 negara termasuk Australia, Jepang, Inggris, UEA, dan Malaysia guna membantu investor membangun portofolio investasi global yang seimbang, aman, dan berkelanjutan.
——————————————————
Surabaya (beritajatim.com) – Menjawab melesatnya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi lintas negara, GALAXY Property secara resmi meluncurkan sister brand terbarunya, Glyph International Realty. Kehadiran Glyph menjadi langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan ekosistem investasi properti global yang komprehensif, terarah, dan terkurasi secara ketat bagi para investor tanah air.
Peluncuran ini bertepatan dengan maraknya tren diversifikasi aset di kalangan investor beraset tinggi (High Net Worth Individuals dan Ultra High Net Worth Individuals). Laporan World Economic Outlook edisi April 2026 yang dirilis oleh International Monetary Fund (IMF) menyebutkan bahwa prospek ekonomi global masih dibayangi tekanan akibat ketidakpastian kebijakan perdagangan, fragmentasi geopolitik, serta risiko terhadap stabilitas pasar keuangan. Kondisi tersebut mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola portofolionya melalui penyebaran aset ke berbagai negara demi memitigasi risiko.
Di tengah dinamika dan tekanan global tersebut, potensi pasar Indonesia justru menunjukkan prospek yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data The Wealth Report 2026 yang diterbitkan oleh Knight Frank, Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan pertumbuhan populasi Ultra High Net Worth Individuals (UHNWI) tercepat di dunia dalam lima tahun mendatang. Jumlah individu dengan kekayaan bersih di atas US$30 juta diperkirakan melonjak hingga 82%, yaitu dari 3.833 orang pada 2026 menjadi 6.966 orang pada 2031.
Pertumbuhan pesat kelompok masyarakat kaya ini ditopang oleh fundamental ekonomi nasional yang solid. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% (year-on-year) pada Triwulan I 2026. Sementara itu di sektor properti, Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mencatat Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) tetap tumbuh 0,62% (year-on-year) pada periode yang sama.
Di tingkat daerah, Kota Surabaya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi regional mencatatkan kinerja impresif dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,87% pada 2025 dan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp830,54 triliun. Iklim investasi yang kondusif ini kian menguatkan kebutuhan masyarakat terhadap pilihan alternatif investasi yang semakin beragam dan berorientasi global.
Seiring meningkatnya minat investasi global, masyarakat tidak lagi sekadar membutuhkan akses ke proyek properti internasional, melainkan mitra serba ada yang mampu memberikan konsultasi strategi, pendampingan legalitas, pengurusan administrasi, hingga pengelolaan aset purnajual secara menyeluruh. Kebutuhan inilah yang menjadi latar belakang hadirnya Glyph International Realty.
Co-Founder Glyph International Realty, Kennard Nugraha, menyatakan bahwa peluncuran Glyph merupakan respons terukur terhadap perubahan perilaku investor Indonesia.
“Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, kami meyakini strategi investasi tidak lagi berbicara tentang memilih antara pasar domestik atau internasional, melainkan bagaimana membangun portofolio yang seimbang di keduanya. Properti Indonesia tetap menjadi fondasi karena didukung fundamental ekonomi yang kuat, sementara properti internasional menjadi instrumen diversifikasi untuk mengelola risiko sekaligus menangkap peluang pertumbuhan global,” ujar Kennard.
Berbekal pengalaman lebih dari dua dekade sejak tahun 2002 di industri properti melalui GALAXY Property, Glyph hadir bukan sekadar sebagai agen pemasaran properti luar negeri biasa, melainkan sebagai kurator independen dan mitra strategis. Melalui konsep cross-border real estate ecosystem dan jaringan profesional di lebih dari 15 negara, setiap proyek yang ditawarkan Glyph wajib melewati proses penyaringan ketat berbasis data mulai dari legalitas hukum, rekam jejak pengembang, proyeksi pertumbuhan nilai aset (capital gain), hingga potensi pendapatan sewa (rental yield).
Saat ini, Glyph menghadirkan berbagai pilihan properti pilihan di negara-negara strategis seperti Australia, Jepang, Inggris, Uni Emirat Arab (Dubai), dan Malaysia. Selain memfasilitasi ekspansi investor Indonesia ke pasar luar negeri, Glyph juga berkomitmen membangun konektivitas investasi dua arah dengan mempromosikan potensi pasar properti Indonesia kepada jaringan investor internasional.[rea]






