Surabaya (beritajatim.com) – Proyek pembangunan Flyover Taman Pelangi Surabaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secepatnya akan mulai dikerjakan dalam kurun waktu dua tahun, selama 2026-2027, Senin (27/7/2026).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa proyek tersebut secara keseluruhan akan ditargetkan rampung dalam bentuk final berupa bangunan fisik pada tahun 2027. Sedangkan, untuk saat ini proyek masih memasuki tahap lelang.
“Nah, nanti mau dikerjakan di awal Desember atau (bulan yang lain) pokoknya 2026-2027 itu selesai,” kata Eri Cahyadi.
Sementara untuk mengantisipasi kendala kepadatan lalu lintas saat proyek mulai dikerjakan, Eri mengungkapkan bahwa Kementerian PU bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan berkoordinasi dengan kepolisian. Tujuannya agar proyek tidak memberikan gangguan signifikan bagi pengendara.
“Nanti ketika insyaallah sudah ada kepastian, kapan dikerjakannya. Kita koordinasi terus, nanti kita juga akan sampaikan kepada teman-teman Polda Jawa Timur. Pasti jangan sampai ngganggu lalu lintas,” ucap Eri.
Untuk diketahui, rencana pembangunan Flyover Taman Pelangi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengurai kemacetan mulai dari arah pusat kota, Rungkut, sampai Sidoarjo di sisi Jemursari.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa meskipun desain flyover secara final dan keseluruhan belum disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sesuai visi ke depan proyek nasional tersebut akan turut menghilangkan lampu merah atau traffic light di sekitarnya.
“Otomatis tidak ada lampu merah tidak ada traffic light. Jadi (kendaraan) langsung dari arah Ahmad Yani, naik, turunnya di arah Jemursari atau begitu sebaliknya,” kata Eri Cahyadi, Selasa (27/1/2026).
Ia turut menjelaskan bahwa menurut hasil kajian Dinas Perhubungan (Dishub), Jalan Ahmad Yani di sisi Taman Pelangi sudah menjadi langganan kepadatan lalu lintas. Lokasi tersebut menjadi titik pertemuan kendaraan dari tiga penjuru sekaligus, yakni dari pusat kota, Rungkut, dan Jemursari. Kemudian ditambah dengan adanya lintasan (rel) kereta api.
“Sehingga nanti desainnya juga akan dihitungkan desain paling bagus, yang paling aman, ya karena itu dari kementerian,” urainya.
Terkait rencana pembangunannya, Wali Kota Eri menambahkan bahwa kemungkinan desain Flyover Taman Pelangi di Surabaya tidak akan berbeda jauh dengan Flyover Aloha Sidoarjo. Pelaksanaannya akan dikerjakan tahun ini hingga awal 2027. (rma/kun)






