Ringkasan Berita:
- Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang menyiapkan sistem akomodasi terpadu untuk menampung sekitar 3.370 delegasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
- Sebanyak 314 ruangan di 16 gedung sekolah dan kampus internal disiapkan sebagai tempat penginapan peserta, kiai, pengurus NU, hingga insan pers.
- Seluruh lokasi akomodasi telah disurvei PBNU dan dinyatakan layak, sementara panitia juga memperkuat persiapan spiritual menjelang pelaksanaan muktamar.
Jombang (beritajatim.com) – Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 M atau bertepatan dengan 14–18 Robi’ul Awwal 1448 H.
Salah satu fokus utama persiapan adalah penyediaan fasilitas akomodasi bagi ribuan peserta yang akan datang dari berbagai wilayah Indonesia. Panitia Lokal menetapkan area MTs Bahrul Ulum sebagai pusat registrasi utama guna mempermudah proses pendataan dan pelayanan delegasi yang baru tiba.
Dengan perkiraan jumlah peserta mencapai 3.370 orang, panitia menerapkan konsep tata ruang akomodasi terpadu dengan sistem penginapan. Sistem tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung sekolah dan kampus internal di bawah naungan yayasan.
Fasilitas akomodasi tersebut mencakup sejumlah gedung pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, di antaranya MA Unggulan (Gedung A, B1, B3, dan aula besar), kompleks MMA Enam Tahun Kampus 1, 2, dan 3, MI-BU, MAN 3 Tambakberas dengan 62 ruangan, serta MTsN 3 Tambakberas yang menyediakan 13 ruang ber-AC dan 52 ruangan reguler.
Selain itu, panitia juga mengoptimalkan fasilitas Universitas KH. Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) melalui Gedung A, B1, F, C, serta Rusunawa Gedung D. Sementara itu, Kampus AIBAFA menyiapkan 25 ruangan khusus yang diperuntukkan bagi para kiai dan pengurus Nahdlatul Ulama.
Untuk mendukung kelancaran peliputan selama berlangsungnya muktamar, area SMKTI-BU juga disiapkan sebagai pusat operasional dan mobilitas insan pers.
Seluruh lokasi penginapan tersebut terbagi dalam enam titik strategis di sekitar kompleks pesantren. Kelayakan fasilitas telah dipastikan melalui survei langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“Asrama muktamirin kami tempatkan di gedung-gedung sekolah atau madrasah. Untuk gedung yang sudah kami siapkan ada di 6 titik. Gedungnya sudah disurvei sama PBNU dan sangat proper sekali untuk tempat penginapan. Ada di belakang pondok, di sebelah selatannya pondok, di sebelah utaranya pondok,” terang Ketua Umum Yayasan PPBU, KH. Abdurrozaq Sholeh, Rabu (22/7/2026).

Gus Rozaq, sapaan akrab KH. Abdurrozaq Sholeh, mnambahkan bahwa persiapan akomodasi tersebut menjadi bagian dari upaya Panitia Lokal dan Pengurus Yayasan dalam memastikan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama berjalan aman, nyaman, dan tertata.
Selain kesiapan fasilitas fisik, Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Tambakberas juga memperkuat aspek spiritual dengan menginstruksikan berbagai amalan batiniah bagi seluruh warga pesantren sebagai bentuk ikhtiar menyambut agenda besar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
“Dengan perpaduan antara kesiapan infrastruktur, sistem pelayanan terpadu, serta penguatan nilai spiritual, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta Muktamar ke-35 NU,” pungkas putra dari KH Sholeh Abdul Hamid dan Nyai Hj Fatimah Ahmad tersebut. [suf]





