Ringkasan Berita
- Harga ikan di Pacitan naik dalam sebulan terakhir akibat minimnya pasokan dari nelayan.
- Pedagang menyebut hasil tangkapan mulai menurun sejak sebelum bulan Muharram.
- Musim angin timuran diduga menjadi penyebab berkurangnya hasil tangkapan ikan.
- Selain harga naik, pedagang juga mengeluhkan sulitnya memperoleh stok ikan untuk dijual.
Pacitan (beritajatim.com) – Harga berbagai jenis ikan laut di Kabupaten Pacitan mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Kondisi tersebut dipicu oleh menurunnya hasil tangkapan nelayan yang berdampak pada berkurangnya pasokan ikan di pasaran.
Ironisnya, kenaikan harga itu terjadi di tengah potensi kelautan Pacitan yang memiliki garis pantai sekitar 70 mil. Namun, minimnya hasil tangkapan membuat masyarakat tetap harus membeli ikan dengan harga yang lebih mahal.
Salah seorang pedagang di Kios Nelayan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Suprapti, mengatakan hasil tangkapan nelayan mulai berkurang sejak sebelum bulan Muharram.
“Sejak sebelum Muharram, hasil tangkapan ikan memang sedikit, terutama dari nelayan kecil,” ujar Suprapti saat ditemui, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, musim angin timuran menjadi salah satu faktor yang diduga menyebabkan nelayan sulit memperoleh hasil tangkapan dalam jumlah normal. Dampaknya, stok ikan di pasaran menipis dan harga berbagai komoditas pun ikut naik.
“Harga ikan rata-rata naik sekitar Rp 5 ribu per kilogram. Tongkol kecil misalnya sekarang sudah mencapai Rp 30 ribu per kilogram,” katanya.
Suprapti mengungkapkan, persoalan yang dihadapi para pedagang tidak hanya kenaikan harga, tetapi juga keterbatasan pasokan dari nelayan.
“Kalau harga naik tapi ikannya ada tidak apa-apa. Ini masalahnya ikannya juga tidak ada,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan pedagang lainnya, Ponantun. Ia mengaku pasokan ikan dari nelayan kecil saat ini jauh berkurang dibandingkan kondisi normal.
Dalam sehari, ia hanya memperoleh sekitar 10 kilogram ikan untuk dijual kepada konsumen.
Meski demikian, sejumlah jenis ikan masih tersedia di lapaknya, seperti cakalang, udang, kembung, kacangan, hingga ikan teri. Namun jumlahnya terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh permintaan masyarakat.
Para pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga aktivitas melaut kembali normal dan pasokan ikan meningkat. Dengan demikian, harga ikan di pasaran diharapkan kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. [tri/beq]






