Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Sabtu (18/7/2026) malam.
- Seorang perempuan bernama Siti Muawanah (51) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh ke kolong truk.
- Polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan satu truk tersebut.
Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pria mengalami luka-luka, sementara istrinya meninggal dunia di kolong truk.
Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu masing-masing sepeda motor Honda Megapro dengan nomor polisi S-6364-OBL, sepeda motor Honda CB bernomor polisi AG-3589-OJ, serta truk Mitsubishi bernomor polisi S-9443-UW.
Sepeda motor Honda Megapro dikendarai Sugianto (66) yang membonceng istrinya, Siti Muawanah (51). Keduanya merupakan warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. Akibat kecelakaan tersebut, Sugianto mengalami luka, sedangkan Muawanah meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sementara itu, sepeda motor Honda CB dikendarai MZR (16), seorang pelajar asal Desa Kebundalem, Kecamatan Bareng. “Sugianto dan MZR mengalami luka dan dirawat di RSK (Rumah Sakit Kristen) Mojowarno,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman, Minggu (19/7/2026).
Penumpang Honda CB berinisial MS (16), warga Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, dinyatakan selamat. Begitu pula dengan sopir truk Mitsubishi bernama Sarman (50), warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, yang tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni Hariyanto (43) dan Barlem (60), yang keduanya merupakan warga Desa/Kecamatan Bareng.
Berdasarkan keterangan para saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Megapro S-6364-OBL melaju dari arah selatan menuju utara. Saat berada di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang memperhatikan kondisi di depan dan terlalu mengambil jalur kanan ketika hendak mendahului truk Mitsubishi S-9443-UW yang berjalan searah di depannya.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda CB AG-3589-OJ melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara menuju selatan. Akibatnya, kedua sepeda motor tersebut bertabrakan. “Kemudian penumpang motor Honda Megapro terjatuh ke kolong truk yang berjalan dari arah selatan ke utara. Korban meninggal,” jelas Hariyanto.
Ipda Nurul Iman mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap kronologi kecelakaan tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. “Penyebab pasti kecelakaan beruntun ini masih kita dalami,” ujarnya.
Satlantas Jombang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi lalu lintas sekitar, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman sebelum berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan. [suf]






