Gresik (beritajatim.com) – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) tampak sumringah setelah menerima bantuan paket sembako yang disalurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan di GOR Tridharma Petrokimia Gresik. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap para pekerja sektor informal yang setiap hari melayani kebutuhan masyarakat.
Sejak pagi hari, ratusan ojol yang mengenakan seragam berwarna hijau rela menunggu kedatangan kepala daerah dan menteri. Satu per satu mereka mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Para pengemudi mengaku bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah mendapat bantuan sembako gratis buat meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujar Naropah (52), perempuan asal Kebomas, Gresik, yang berprofesi sebagai ojol sejak 2019, Rabu (15/7/2026).
Bagi ibu dua anak ini, bantuan tersebut sangat berharga sejak suaminya tidak bisa lagi bekerja karena mengalami sakit keras. Sehingga, Naropah terpaksa banting tulang bekerja keras menghidupi keluarganya. “Bagi saya yang penting pekerjaan yang dilakukan halal dan tidak perlu malu,” ungkapnya sambil tersenyum.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuturkan, dirinya mengapresiasi seluruh pihak yang menyukseskan jalannya acara, khususnya dalam momen peringatan Hari Pangan Nasional. “Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada Menko Pangan dan juga rombongan menteri lainnya,” tuturnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini membeberkan bahwa kehadiran para pejabat negara kali ini terbilang komplet. Tercatat ada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Menteri Lingkungan Hidup (LH), Menteri Desa, hingga Menteri Perhubungan yang rela menembus kemacetan demi bertatap muka langsung dengan warga.
“Ada Menteri KKP, Menteri LH, kemudian ada Menteri Desa, ada Menteri Perhubungan yang telah hadir bersilaturahmi dengan masyarakat Gresik di Hari Pangan Nasional,” urainya.
Kehadiran para menteri ini dinilai menjadi angin segar bagi pembangunan dan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik. Warga berharap silaturahmi ini bukan sekadar seremonial, melainkan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gresik ke depan.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan dirinya memuji aksi kepedulian sosial yang menyasar masyarakat di wilayah Gresik. Pria yang akrab disapa Zulhas ini mengaku sangat tersentuh dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Kepekaan sosial di tengah tantangan ekonomi saat ini sangat dibutuhkan dari berbagai elemen masyarakat. Saya melihat kegiatan seperti ini bisa ditiru di daerah lain,” paparnya.
Zulhas menambahkan, bantuan menyasar kelompok masyarakat yang berprofesi sebagai ojol karena mereka menjadi tulang punggung transportasi dan pemenuhan kebutuhan harian. Paket bantuan yang disalurkan didominasi kebutuhan pokok atau sembako. “Hari ini saya berbagi sembako dengan ojol, pengemudi Grab, masyarakat sekitar, serta nelayan,” imbuhnya.
Zulhas menuturkan, membantu sesama merupakan kunci penting untuk menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput. Ia berharap aksi seperti ini dapat dilakukan oleh stakeholder lainnya dan terus berlanjut sehingga menginspirasi daerah lain.
Aksi kepedulian di Gresik ini menjadi potret nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat meringankan beban ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. (dny/kun)






